Home LISTRIK TJSL PLN Bawa Perubahan, 696 Program Jangkau 301 Ribu Warga
LISTRIK

TJSL PLN Bawa Perubahan, 696 Program Jangkau 301 Ribu Warga

Share
TJSL PLN Bawa Perubahan, 696 Program Jangkau 301 Ribu Warga
Tim PLN melakukan pengecekan kepiting soka pada rak budi daya Kelompok Nelayan "Seloka Crabs" di Desa Tanjung Seloka, Kotabaru, Kalimantan Selatan. Melalui program berkelanjutan Desa Berdaya PLN, nilai jual hasil budi daya nelayan kini semakin meningkat dan pendapatan kelompok menjadi lebih stabil.
Share

Jakarta, situsenergi.com

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN menghadirkan perubahan di berbagai daerah. Sepanjang semester I 2026, PLN menjalankan 696 program yang menjangkau 301.779 penerima manfaat.

Nelayan Naik Kelas, Laut Ikut Terjaga

Di Desa Tanjung Seloka, Kotabaru, Kalimantan Selatan, PLN mendampingi kelompok nelayan mengembangkan budidaya dan penggemukan kepiting soka.

Program Desa Berdaya PLN juga mencakup pemanfaatan FABA untuk bioreef block, edukasi lingkungan, penanaman pohon, serta dukungan sarana produksi UMKM.

Ketua Kelompok Nelayan Seloka Crabs Irhamsyah mengatakan program tersebut meningkatkan nilai jual hasil usaha sekaligus mendorong warga menjaga ekosistem pesisir.

“Dulu kami hanya menjual kepiting apa adanya, ukurannya kecil dan harganya rendah. Sekarang, setelah dibudidayakan dan digemukkan, nilainya jauh lebih tinggi dan hasilnya lebih pasti,” ujar Irhamsyah.

Pelatihan Buka Akses Kerja

Sementara itu, PLN membuka peluang kerja bagi masyarakat di Semarang melalui pelatihan SDM industri tekstil dan alas kaki. Program tersebut membekali peserta dengan keterampilan sesuai kebutuhan industri sekaligus membuka akses penyaluran kerja.

Secara keseluruhan, PLN menjalankan 215 program pendidikan, 245 program lingkungan, dan 214 program pengembangan UMK sepanjang semester I 2026.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan perusahaan merancang TJSL dengan pendekatan Creating Shared Value agar manfaatnya berkelanjutan.

“Program TJSL PLN dirancang berlandaskan Creating Shared Value untuk menghasilkan dampak yang nyata, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Darmawan.

Para peserta Program Pelatihan SDM Industri Tekstil dan Alas Kaki TJSL PLN saat menjalani sesi praktik menjahit di Balai Industri Produksi Tekstil dan Alas Kaki Semarang. Menggunakan mesin jahit berstandar industri, peserta yang merupakan lulusan SMK dan masyarakat tidak mampu ini dibekali keterampilan teknis secara langsung agar benar-benar siap terjun ke dunia kerja.

Program pengembangan UMK melibatkan 4.316 pelaku usaha, menciptakan 9.148 lapangan kerja, serta menjangkau 46.520 masyarakat. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PGN Mobile Diperbarui, Catat Meter Gas Kini Bisa Pakai OCR

Jakarta, Situsenergi.com PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperbarui aplikasi PGN...

Warga Akui Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Dukung Perekonomian Masyarakat

Mataram, 5 Agustus 2026 – Pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan proyek Pembangkit...

Pelanggan Home Charging PLN Bertambah 21.865 pada Semester I 2026, Konsumsi Listrik EV Melonjak

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) mencatat penambahan 21.865 pelanggan baru Home Charging...

PLN Tebar Promo Tambah Daya 50% di GIIAS 2026, Bisa Naik hingga 7.700 VA

Jakarta, situsenergi.com PLN menghadirkan promo tambah daya listrik 50 persen selama GIIAS...