Home ENERGI PLN Tegaskan Tak Butuh Investasi Baru Untuk Dukung Program Pengembangan Kendaraan Listrik
ENERGI

PLN Tegaskan Tak Butuh Investasi Baru Untuk Dukung Program Pengembangan Kendaraan Listrik

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

PT PLN (Persero) mengklaim siap memberikan dukungan penuh pada program pengembangan kendaraan listrik yang menjadi rencana pemerintah. PLN siap mensuplai berapapun kebutuhan listrik terutama untuk di tempat – tempat stasiun pengisian daya.

Sofyan Basir selaku Direktur Utama PLN, mengatakan untuk memenuhi seluruh kebutuhan listrik, pihaknya tidak perlu lagi mengeluarkan investasi baru. Diyakininya bahwa investasi yang selama ini direncanakan dan direalisasikan sudah meliputi kebutuhan untuk mendukung program pengembangan kendaraan listrik.

“Mimpi kami, pemerintah bisa segera memberikan kemudahan-kemudahan untuk mobil listrik, dan jangan takut dalam 3-4 tahun ke depan satu juta mobil sudah siap dayanya. Tidak perlu tambahan apapun untuk investasi.  Satu juta mobil itu sekitar 270 MW, tidak ada artinya. SPLU di Jakarta sudah sekitar 1.100,” kata Sofyan di Jakarta, Selasa (22/1).

Mantan petinggi di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk [BBRI] ini menyatakan dengan masifnya pemanfaatan kendaraan listrik akan memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan. Efek lainnya jumlah impor bahan bakar minyak (BBM) akan semakin dapat ditekan sehingga kedepan akan dapat membantu memperbaiki neraca perdagangan yang selama ini defisit.

Untuk mendukung program pengembangan kendaraan listrik ini, Sofyan mengaku akan memberikan program khusus berupa diskon daya. Namun begitu dia berharap kedepan pemerintah juga perlu menggulirkan insentif khusus bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik agar semakin banyak orang yang beralih dari moda transportasi berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik.

“Kita betul-betul sedang bermimpi kebijakan pemerintah soal mobil listrik, khususnya masalah pajak, bea masuk, fasilitas cukai, dan lainnya. Kami akan berikan diskon besar untuk pemakaian dari jam 10 malam sampai jam 4 pagi. Karena listrik saat itu sedang tidak kita pakai,” pungkas Sofyan. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Indonesia Ubah Peta Harga Nikel Global, HPM Baru Dorong Lonjakan di LME

Jakarta, situsenergi.com Indonesia mulai memainkan peran kunci dalam penentuan harga nikel dunia...

Ekspansi Energi 2026, Sigma Energy Bidik SPBU Baru hingga Infrastruktur SPKLU

Jakarta, situsenergi.com PT Sigma Energy Compressindo Tbk menyiapkan langkah ekspansi agresif pada...

Verifikasi Emisi Listrik Diperketat, Kemenperin Dorong Industri Menuju NZE 2060

Jakarta, Situsenergi.com Kementerian Perindustrian memperkuat langkah menuju Net Zero Emission (NZE) 2060...

Anggaran Subsidi BBM Aman Hingga Akhir 2026, Menkeu: Dana Kita Cukup!

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah memberikan kepastian segar bagi masyarakat terkait keberlanjutan bantuan energi...