Jakarta, Situsenergi.com
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mengambil langkah baru untuk meningkatkan efisiensi perjalanan dinas. Perusahaan menandatangani kontrak afiliasi dengan PT Mitra Tours and Travel (MTT) senilai Rp50,35 miliar untuk periode 2026 hingga 2028.
Nilai transaksi tersebut setara dengan 0,15 persen dari total ekuitas perusahaan per 31 Desember 2025. Kerja sama ini mencakup penyediaan layanan tiket pesawat dan akomodasi melalui platform Digital Travel Management (DTM).
PGE menilai sistem DTM mampu membuat proses perjalanan dinas lebih efektif, terintegrasi, dan transparan. Melalui platform digital ini, pemesanan tiket maupun akomodasi dapat dilakukan dalam satu sistem yang sesuai dengan kebijakan perusahaan.
Selain memudahkan pekerja melakukan reservasi, DTM juga memberikan kepastian pembayaran tanpa mekanisme reimbursement. Sistem tersebut sekaligus meningkatkan transparansi dalam seluruh proses perjalanan dinas.

Dari sisi perusahaan, implementasi DTM mendukung sinergi antar entitas di lingkungan Pertamina Group. Platform ini juga membantu penguatan kontrol anggaran serta meningkatkan akuntabilitas biaya perjalanan.
“Dengan sistem DTM, seluruh proses perjalanan dinas menjadi lebih efisien dan transparan,” tulis manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi, Kamis (4/6/2026).
PGE menegaskan transaksi afiliasi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan. Selain itu, perusahaan telah mengantongi pendapat kewajaran dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Amin, Nirwan, Alfiantori dan Rekan (ANA).
Hasil kajian KJPP ANA menunjukkan harga layanan yang ditawarkan MTT masih berada dalam kategori wajar. Deviasi harga tiket dibandingkan Online Travel Agent (OTA) tercatat berkisar antara minus 0,05 persen hingga minus 3,70 persen, jauh di bawah batas ketentuan POJK sebesar 7,5 persen. (DIN/GIT)
Leave a comment