Home ENERGI Harga Batubara Diproyeksikan Stabil Tahun ini
ENERGI

Harga Batubara Diproyeksikan Stabil Tahun ini

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Harga komoditas terutama batubara Newcastle diperkirakan cenderung bergerak stabil sepanjang 2019 ini. Hal ini disampaikan oleh Direktur Panin Asset Management, Ridwan Soetedja.

Ridwan menyebut, pergerakan harga batubara Newcastle masih bergerak di harga US$ 100 per metrik ton. Permintaan yang masih tinggi akan produk tersebut memberikan sinyal positif bagi kestabilan harga batubara, meskipun China masih melakukan pengetatan impor batubara yang masuk ke Negeri Tirai Bambu tersebut.

“Harga batu bara kita perkirakan karena demand dari dalam negeri kemudian meskipun Cina sempat menstop harga batu bara tapi dibuka lagi, jadi harga batu bara diperkirakan masih di level US$ 100. Ini kalau yang harga di level US$ 100 masih cukup baik bagi perusahaan batu bara di Indonesia,” tutur Ridwan kepada Media, Senin (21/01)

Selain harga batubara, kata Ridwan, diproyeksikan harga minyak Brent kontrak masih menuju arah penurunan di level US$ 50 – 60 per barel. Sedangkan harga kelapa sawit atau CPO diproyeksikan bergerak tumbuh di sepanjanh tahun ini. (SA)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...