Home ENERGI Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja
ENERGI

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Share
Bioenergi berpotensi memangkas 12 juta ton emisi CO2 dan menciptakan hingga 150 ribu lapangan kerja dalam empat tahun.
Share

Jakarta, situsenergi.com

Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari menekan emisi karbon hingga membuka lapangan kerja dalam jumlah besar. Potensi tersebut muncul seiring meningkatnya pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi transisi di sektor ketenagalistrikan.

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, mengatakan penggunaan biomassa hingga 10 juta ton per tahun di pembangkit listrik dapat menghasilkan nilai ekonomi mencapai Rp11 triliun. Selain itu, pemanfaatan bioenergi juga berpotensi mengurangi emisi karbon hingga 12 juta ton CO2.

“Bioenergi ini juga berpotensi menyerap tenaga kerja yang tercipta bisa mencapai 150 ribu orang dalam tiga sampai empat tahun,” ujar Hokkop, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, biomassa menjadi salah satu solusi transisi energi yang dapat diterapkan lebih cepat melalui program co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Teknologi ini memungkinkan penggunaan biomassa bersama batu bara tanpa mengganggu operasional pembangkit.

Saat ini, PLN telah mengimplementasikan co-firing biomassa di 52 PLTU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sepanjang 2025, pemanfaatan biomassa tercatat mencapai sekitar 2,35 juta ton dan berkontribusi menurunkan emisi sebesar 2,57 juta ton CO2 ekuivalen.

PLN juga memanfaatkan sedikitnya 14 jenis biomassa sebagai bahan bakar alternatif. Sumber energi tersebut berasal dari cangkang sawit, sekam padi, bonggol jagung, serbuk gergaji, limbah kayu, hingga limbah rumah tangga yang telah diolah.

“Bioenergi menjadi solusi transisi yang memungkinkan penurunan emisi secara bertahap tanpa mengganggu keandalan pasokan listrik nasional,” kata Hokkop.

Pengembangan bioenergi dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung transisi energi sekaligus menciptakan dampak ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan. (DIN/GIT)



Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

AKR Corporindo Bidik JIIPE Mesin Pertumbuhan Baru

Jakarta, Situsenergi.com PT AKR Corporindo Tbk akan menjadikan Java Integrated Industrial and...

Ribuan Mahasiswa “Disetrum” Isu Energi, PHE Bongkar Peluang Karier Migas di PGTC 2026

KENDARI, Situsenergi.com Ribuan mahasiswa di Kendari mendapat suntikan wawasan soal masa depan...

Potensi Biomassa Melimpah, Peluang Kemitraan Energi Hijau Terbuka Lebar

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengajak pelaku usaha...

Sengketa LNG PGN-Gunvor Memanas, Pengamat Desak PGN Buktikan Force Majeure

Jakarta, situsenergi.com Sengketa pasokan liquefied natural gas (LNG) antara PT Perusahaan Gas...