Home MIGAS ASCOPE ke-51 Berakhir, Pertamina Ungkap Kunci Masa Depan Energi ASEAN
MIGAS

ASCOPE ke-51 Berakhir, Pertamina Ungkap Kunci Masa Depan Energi ASEAN

Share
ASCOPE ke-51 Berakhir, Pertamina Ungkap Kunci Masa Depan Energi ASEAN
Share

Bali, Situsenergi.com

Pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 di Bali menghasilkan kesepakatan strategis untuk memperkuat ketahanan energi Asia Tenggara. Forum ini menyoroti pentingnya kolaborasi antarnegara dalam menghadapi transisi energi, menjaga rantai pasok, dan mempercepat pertukaran teknologi.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menegaskan bahwa kerja sama regional harus berorientasi pada kebutuhan energi jangka panjang, bukan sekadar memenuhi permintaan saat ini.

“Di sektor energi, ketahanan berarti memastikan bahwa sistem yang kita andalkan saat ini mampu terus memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung perekonomian, dan melayani generasi mendatang,” ujar Simon.

Enam? Bukan, Kolaborasi Jadi Kekuatan ASEAN

Simon menilai setiap negara anggota ASCOPE memiliki tantangan dan kapasitas berbeda. Namun, perbedaan tersebut justru dapat menjadi modal untuk membangun sistem energi regional yang lebih kuat.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

“Kekuatan kita bukan terletak pada upaya menjadikan setiap negara sama, melainkan pada kemampuan untuk mendorong setiap negara menyumbangkan keunggulan dan kapasitas uniknya demi mencapai tujuan bersama,” jelas Simon.

Menurutnya, ASCOPE berperan penting sebagai wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan pengembangan kemitraan antarperusahaan energi di kawasan. Pertamina juga mengapresiasi komitmen seluruh anggota dalam memperkuat kolaborasi di tengah dinamika global.

Timor Leste Bidik Peluang Kerja Sama

Anggota baru ASCOPE, Timor Leste, turut merasakan manfaat dari forum tersebut. Perwakilannya, Zeferino, mengapresiasi penyelenggaraan pertemuan di Bali serta peluang kolaborasi yang terbuka bagi Timor Gap, perusahaan energi nasional Timor Leste yang berusia 15 tahun.

Keanggotaan penuh ASCOPE membuka kesempatan bagi Timor Gap untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan minyak nasional ASEAN, mulai dari kegiatan hulu dan hilir migas hingga pengembangan konten lokal, pemberdayaan UMKM, dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Pengalaman Indonesia menjadi referensi bagi Timor Leste yang tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah KTT ASEAN 2029.

Melalui hasil pertemuan ini, Pertamina dan anggota ASCOPE optimistis dapat membangun kemitraan yang memperkuat kemandirian serta keberlanjutan energi kawasan.(*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Bikin Petani Bali Makin Mandiri, Pendapatan Tembus Rp585 Juta Setahun

Bali, Situsenergi.com Petani di kawasan Subak Sembung, Uma Palak, Denpasar Utara, Bali,...

Pertamina Punya Jurus Cetak Anak Muda Inovatif, dari Beasiswa hingga Startup

Jakarta, Situsenergi.com Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum bagi PT Pertamina...

Pertamina Satukan Negara Asia, Ini 6 Jurus Jaga Ketahanan Energi ASEAN

Bali, Situsenergi.com Pertamina mendorong penguatan kerja sama energi regional melalui pertemuan Dewan...

Pertamina Borong Penghargaan Energi Subroto 2026, Dua Anak Usaha Jadi Sorotan!

Jakarta, Situsenergi.com Dua perusahaan afiliasi Subholding Upstream Pertamina meraih penghargaan dalam ajang...