Home Uncategorized Pertamina Gandeng ERIA, Gaspol Percepat Transisi Energi hingga CCS di ASEAN
Uncategorized

Pertamina Gandeng ERIA, Gaspol Percepat Transisi Energi hingga CCS di ASEAN

Share
Pertamina Gandeng ERIA, Gaspol Percepat Transisi Energi hingga CCS di ASEAN
Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza Bersama Direktur SPPU Pertamina Emma Sri Martini dan Jajaran Direksi Subholding Pertamina melakukan sesi foto bersama usai Signing For Energy Transition/CCS Topics saat acara 50th IPA Convex Day 2 yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, Banten pada Kamis (21/5/2026)
Share

Tangsel, situsenergi.com

PT Pertamina (Persero) resmi memperkuat kerja sama strategis dengan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia untuk mendorong percepatan transisi energi berkelanjutan di kawasan ASEAN dan Asia Timur.

Kolaborasi itu ditandai lewat penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bertajuk Research Collaboration and Joint Study on the Development of Sustainable Energy Transition Pathways dalam rangkaian acara IPA Convex 2026 di Jakarta, 21 Mei 2026.

Penandatanganan dilakukan Direktur Strategi, Portfolio dan Pengembangan Usaha Pertamina Emma Sri Martini bersama COO ERIA Dr. Takayuki Yamanaka.

Emma menegaskan Pertamina terus menjalankan strategi ganda untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi energi rendah karbon. Menurutnya, dua agenda tersebut saling memperkuat dan menjadi bagian dari Dual Growth Strategy perusahaan.

“Ketahanan energi dan transisi energi berjalan bersamaan. Keduanya menjadi strategi utama Pertamina,” ujar Emma.

Saat ini Pertamina fokus pada dua pilar bisnis utama, yakni mengoptimalkan bisnis energi fosil yang sudah berjalan serta mempercepat pengembangan bisnis rendah karbon.

Lewat kerja sama ini, Pertamina dan ERIA akan menjalankan dua fokus utama, yaitu analisis kebijakan dan ekonomi sektor energi serta pengembangan kapasitas dan pertukaran pengetahuan.

Implementasi kerja sama bakal dijalankan oleh Pertamina Energy Institute sebagai lembaga pemikir strategis Pertamina. Emma menyebut kemitraan dengan ERIA akan memperkuat kajian kebijakan berbasis riset, analisis ekonomi energi, hingga penguatan kapasitas institusi perusahaan.

Tak hanya MoU dengan ERIA, Pertamina Group juga menandatangani sejumlah kerja sama strategis lain di sektor Carbon Capture Storage (CCS). Di antaranya JSA CCS Amonia antara Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi, Perusahaan Gas Negara dan PT Pupuk Indonesia.

Selain itu, ada pula HoA CCS Asri Basin antara PHE dan ExxonMobil serta MoU CCS wilayah kerja Pertamina bersama ERIA.

Sebagai informasi, ERIA merupakan lembaga think tank internasional yang berdiri sejak 2007 dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang atau METI. Lembaga ini dikenal kuat dalam analisis kebijakan energi regional di kawasan ASEAN dan Asia Timur. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Gaspol Bawa Gaya Hidup Hijau, Eco RunFest 2026 Siapkan 7 Aksi Lingkungan

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina Eco RunFest 2026 kembali membawa misi lebih besar. Memasuki...

Tekan Impor, Danantara Minta Pertamina Tingkatkan Produksi LNG

Jakarta, Situsenergi.com BP BUMN bersama Danantara mendorong PT Pertamina (Persero) untuk meningkatkan...

Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamina Serbu Kampus UHO Kendari, Buka Peluang Emas Generasi Muda Diserap Industri Energi

KENDARI, Situsenergi.com Ratusan mahasiswa bergerak cepat memadati gelaran Pertamina Goes to Campus...

Pertamina Sulap Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Anak Muda Diajak Ikut Transisi Energi

JAKARTA, Situsenergi.com Minyak jelantah yang selama ini identik dengan limbah dapur ternyata...