Jakarta, situsenergi.com
PT Elnusa Tbk terus memperkuat kapabilitas Geoscience & Reservoir Services (GRS) untuk mendukung eksplorasi energi. Perusahaan mengandalkan teknologi, inovasi, serta pengalaman operasional untuk menghasilkan gambaran bawah permukaan yang lebih detail.
Melalui GRS, Elnusa menggabungkan akuisisi, pengolahan, dan pemodelan data. Pendekatan ini membantu kebutuhan eksplorasi dan engineering, termasuk di wilayah terpencil dengan akses yang menantang.
Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji mengatakan teknologi menjadi penggerak penting dalam menghadapi kebutuhan industri energi yang terus berkembang.

“Teknologi dan inovasi bukan hanya menjadi bagian dari perangkat operasional, tetapi merupakan enabler dalam menghadirkan solusi energi yang semakin adaptif dan bernilai tambah,” ujar Rustam.
Elnusa Andalkan Ribuan Perangkat Seismik
Elnusa memiliki portofolio teknologi yang mencakup land seismic, marine seismic, nodal technology, seismic drilling, recording system, Vibroseis, hingga Ocean Bottom Nodes.
Kapabilitas tersebut mencakup lebih dari 250 set seismic drilling, 25.000 channel recording & cable system, 9 Vibroseis, 2.000 Ocean Bottom Nodes, 8.000 Onshore SmartSolo Nodes, dan 25.000 Onshore Stryde Nodes.
Elnusa juga mengembangkan MiniVibro sebagai sumber getar berukuran ringkas. Perangkat ini memiliki kapasitas hingga 4.000 lbs dan rentang frekuensi 10–200 Hz untuk mendukung survei geohazard serta geotechnical.

Selain teknologi, Elnusa memperkuat kesiapan operasional melalui pengelolaan aset dan rantai pasok terintegrasi. Langkah tersebut mencakup pemeliharaan, pemantauan kondisi peralatan, pengelolaan material, hingga mobilisasi equipment ke lokasi operasi. (*)
Leave a comment