Jakarta, situsenergi.com
Rencana lelang 110 blok migas oleh Kementerian ESDM langsung disambut pelaku industri penunjang energi. PT Sigma Energy Compressindo Tbk melihat langkah ini sebagai peluang untuk memperluas pasar, terutama di sektor teknologi kompresi gas.
Direktur Sigma Energy, Prayoga Wisudharma, mengatakan peningkatan aktivitas hulu migas akan berdampak pada kebutuhan peralatan produksi. “Aktivitas lelang blok dan reaktivasi sumur tua akan mendorong peningkatan produksi migas, yang secara langsung meningkatkan kebutuhan teknologi kompresi gas,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia menegaskan, perusahaan tidak membidik kepemilikan blok migas. Namun, peluang tetap terbuka setelah blok memiliki operator dan mulai berproduksi. Pada tahap itu, kebutuhan teknologi menjadi krusial.
Menurutnya, pemenang lelang akan membutuhkan dukungan teknis untuk mengoptimalkan produksi. Kondisi ini membuka peluang bagi Sigma Energy untuk masuk sebagai mitra.
“Perseroan memiliki kesempatan untuk masuk sebagai mitra teknologi, menyediakan solusi optimalisasi produksi dan pemanfaatan gas,” tambahnya.

Selain itu, perusahaan memastikan komunikasi dengan pelaku industri terus berjalan, termasuk dengan Pertamina Group. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk menangkap peluang kontrak baru di tengah dinamika sektor energi. (DIN/GIT)
Leave a comment