Jakarta, situsenergi.com
PT Sigma Energy Compressindo Tbk menyiapkan langkah ekspansi agresif pada 2026 dengan memperluas jaringan SPBU sekaligus masuk ke sektor energi terbarukan. Strategi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Direktur Utama Benny menegaskan, perusahaan tidak hanya fokus pada bisnis konvensional, tetapi juga mulai mengarah ke ekosistem kendaraan listrik.
“Pada tahun 2026 Perseroan berencana untuk melanjutkan ekspansi SPBU. Selain itu, kami juga mulai menjajaki peluang investasi di sektor lain, termasuk pengembangan infrastruktur kendaraan listrik (SPKLU),” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Selama ini, perusahaan dikenal melalui bisnis penyewaan kompresor serta pengelolaan SPBU yang bekerja sama dengan Shell dan BP. Kini, manajemen mulai membuka peluang baru untuk memperluas portofolio energi.
Benny menambahkan, pengembangan SPKLU akan dilakukan melalui entitas anak atau afiliasi perusahaan.
“Salah satu fokus yang sedang dijajaki adalah pengembangan infrastruktur kendaraan listrik melalui entitas anak atau afiliasi Perseroan,” katanya.
Meski belum mengungkap lokasi proyek, perusahaan memastikan ekspansi berjalan bertahap dan selektif. Setiap investasi akan mempertimbangkan kesiapan bisnis serta potensi sinergi dengan lini usaha yang sudah berjalan.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi perusahaan di sektor energi sekaligus menangkap peluang pertumbuhan dari tren kendaraan listrik di Indonesia. (DIN/GIT)
Leave a comment