Home Uncategorized Perluas Layanan ke Pelanggan, Pertagas Layani Kebutuhan Gas PT Indocement
Uncategorized

Perluas Layanan ke Pelanggan, Pertagas Layani Kebutuhan Gas PT Indocement

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Dalam rangka mendukung pemenuhan kebutuhan energi gas bumi kepada konsumen industri, PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai afiliasi dari Subholding Gas Pertamina melakukan kerjasama strategis dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG).

Gamal Imam Santoso Direktur Utama Pertagas menjelaskan penandatanganan PJBG dilakukan oleh  Christian Kartawijaya Direktur Utama Indocement. Turut hadir Kusdi Widodo Direktur Komersial Pertagas dan Hasan Imer Direktur Indocement beserta jajaran manajemen dari kedua belah pihak.

Gamal Imam Santoso Direktur Utama Pertagas menjelaskan dalam kerjasama ini pihaknya akan memenuhi kebutuhan gas untuk power plant serta produksi semen putih milik Indocement dengan kebutuhan sekitar 9.000 MMBTUD. Kebutuhan tersebut akan memanfaatkan gas dari wilayah Jawa Barat dan disalurkan melalui infrastruktur Subholding Gas. 

“Subholding Gas memiliki infrastruktur pipa yang terintegrasi yang membentang dari Sumatera hingga ke wilayah Jawa Barat Cirebon sampai ke Cilegon termasuk salah satunya yang menuju plant milik Indocement”, ujar Gamal Imam Santoso Direktur Utama Pertagas dalam keterangannya, Selasa (20/12/2022).

Gamal juga menambahkan bahwa Pertagas sebagai bagian dari PGN, Subholding Gas Pertamina, akan terus berkomitmen untuk menjadi partner terbaik Indocement dalam pemenuhan kebutuhan gas secara berkelanjutan, “Pertagas memiliki pengalaman, portofolio serta kompetensi yang dapat diandalkan oleh Indocement sebagai salah satu mitra strategis”, lanjut Gamal.

Christian Kartawijaya Direktur Utama Indocement menyambut baik kerjasama dengan Pertagas itu. Dia optimis dengan kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak.

“Perusahaan kami merupakan satu-satunya produsen semen putih di Indonesia, yang membutuhkan gas untuk proses produksinya sehingga menghasilkan produk yang bermutu dan ramah lingkungan,” ujar Christian.

Christian berharap melalui pasokan gas yang konsisten dan sesuai spesifikasi yang disepakati bersama, akan mampu meningkatkan kinerja operasional sebagai eksportir klinker dan industri semen nasional berbasis gas bumi di Indonesia.

Subholding gas sendiri secara berkelanjutan akan terus berupaya dalam memperluas pengembangan infrastruktur gas untuk memenuhi kebutuhan konsumen di berbagai industri salah satunya adalah industri semen. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yaitu mendukung tercapainya transisi energi yang ramah lingkungan melalui gas bumi, demi tercapainya Net Zero Emission 2060. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

BLOK MASELA: Akhirnya Presiden Prabowo Mengeksekusinya

Oleh : Gunawan Adji* “Mengapa sebuah proyek strategis nasional dapat tertunda selama...

HILIRISASI BATU BARA: Mitigasi Risiko—DME vs. Syngas

Serial Pemikiran Hilirisasi Batu Bara Oleh: Gunawan Adji* “Semakin besar investasi negara,...

PHE Genap 19 Tahun, Kuasai 65 Persen Produksi Minyak Nasional dan Perkuat Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menandai usia ke-19 dengan memperkuat...

Pertamina Drilling Dorong Green Drilling Lewat Sustainability Talk pada Hari Lingkungan Hidup 2026

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia memperkuat komitmen terhadap operasional ramah...