Medan, Situsenergi.com
PT Pertamina Patra Niaga memastikan layanan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU wilayah Medan dan sekitarnya telah kembali berjalan normal. Perusahaan memperkuat distribusi setelah kebutuhan BBM meningkat seiring dimulainya kembali aktivitas sekolah dan perkantoran.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan konsumsi BBM di Medan naik sekitar 5–10 persen dibanding rata-rata harian. Kondisi itu langsung direspons dengan penambahan armada distribusi dan penguatan operasional.

“Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan BBM di Medan juga mengalami kenaikan sekitar 5–10 persen dibandingkan rata-rata harian. Kami segera meningkatkan kapasitas distribusi melalui penambahan armada mobil tangki, penguatan personel distribusi, serta optimalisasi operasional sehingga layanan di SPBU kini telah kembali berjalan normal,” ujar Kitty.

Pertamina Patra Niaga menambah 10 mobil tangki operasional, 30 mobil tangki spot charter, 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari Fuel Terminal terdekat, serta dukungan 16 personel Bekangdam. Perusahaan juga mengoperasikan Fuel Terminal Medan dan sejumlah SPBU selama 24 jam untuk mempercepat penyaluran BBM.
Pada 14 Juli 2026, realisasi penyaluran mencapai 104 persen dari target harian dengan pengoperasian 149 unit mobil tangki atau 115 persen dari target. “Saat ini layanan SPBU di Medan telah beroperasi normal dengan stok BBM dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan optimal,” kata Kitty. (*)
Leave a comment