Home MINERBA Batubara Kembali Cetak Rekor, Ini Kata Ekonom
MINERBA

Batubara Kembali Cetak Rekor, Ini Kata Ekonom

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Lagi dan lagi, komoditas batubara kembali mencetak rekor yang saat ini sudah berada di atas US$ 175/ton. Sebagai informasi, kemarin pasar ICE Newcastle (Australia) tercatat US$ 175,05/ton. Melesat1,13% dibandingkan hari sebelumnya.

Vice President For Industry And Regional Research PT Bank Mandiri, Tbk, Dendi Ramdani mengatakan kenaikan harga batubara saat ini disebabkan sejumlah faktor, diantaranya tensi perang dagang antara Australia dan China yang turut mengerak harga komoditas tersebut.

Selain itu, kata dia, permintaan batubara yang begitu tinggi dari China, juga menjadi penyebab melambungnya harga, sebab banjir beberapa kali yang sempat melanda negara tersebut memicu permintaan batubara.

“Penyebab utama demand meningkat, domestik China kan banjir besar sehingga menjadi naik,” kata dia dalam sebuah wawancara program Squawk Box yang disiarkan live streaming, Jumat (03/09/2021).

Dikatakannya, harga batubara saat ini yang dinilai sudah sangat tinggi berpeluang akan turun meski masih berada di level US$ 100an/ton.

“Komoditas batubara harusnya turun ya, dan diharapkan hubungan Australia dan China akan segera membaik, karena tingginya harga batubara tidak terlalu baik,” kata dia.

Selain itu, potensi penurunan harga batubara juga seiring peningkatan stok domestik China dan pengurangan pembelian obligasi (tapering) oleh Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed.

“Ini akan menekan ke bawah apalagi tahun depan tapering makin kuat sinyalnya, jadi dampak komoditas menekan harga,” kata dia. (SA/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Timah Rakyat Tetap Dibeli, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

Jakarta, Situsenergi.com Pemerintah mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tata kelola pertimahan...

APNI Sambut Baik Rencana Presiden Bentuk Bursa Mineral

Jakarta, situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut baik pernyataan Presiden Prabowo...

Penjualan Batubara Melesat, RMK Energy Cetak Pendapatan Rp1,6 T

Jakarta, situsenergi.com PT RMK Energy Tbk mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,6 triliun,...

APNI Dukung Aturan Baru HPM, Harga Nikel Dinilai Makin Transparan dan Adil

Jakarta, Situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut positif Keputusan Menteri ESDM...