Home MINERBA 2020 Produksi Bijih Timah Turun 51,79 Persen
MINERBA

2020 Produksi Bijih Timah Turun 51,79 Persen

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.comĀ 

Produksi bijih timah PT Timah Tbk hingga Desember 2020 sebesar 39.757 ton atau turun sebesar 51,79 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya 82.460 ton, karena menurunnya permintaan pasar dunia sebagai dampak pendemi Covid-19.

“Dari total produksi bijih timah itu, 71,35 persen berasal dari penambangan darat, sedangkan sisanya 28,65 persen berasal dari penambangan laut,” kata Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk, Muhammad Zulkarnaen saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2020 di Jakarta, Selasa.

Menurut dia Tahun 2020 masih menjadi tahun yang cukup berat bagi hampir semua entitas bisnis di tanah air, tidak terkecuali TINS. Dalam skala global.

“Pandemi Covid-19-19 telah berkurangnya persediaan logam timah di London Metal Exchange (LME), meski di sisi lain hal tersebut telah mendorong kenaikan harga yang cukup signifikan,” paparnya.

Ia menyatakan produksi timah dunia 2020 sebesar 327.200 ton atau turun 7,70 persen dari tahun sebelumnya sebesar 354.500 ton. Adapun tingkat konsumsi timah dunia 2020 turun 4,62 persen menjadi sebesar 342.600 ton dari tahun 2019 yang pantau 359.200 ton.

“Defisit timah dunia pada masa pandemi terus melebar dari sebesar 4.700 ton pada 2019 menjadi sebesar 15.400 ton pada 2020,” katanya.

Ditambahkan, berdasarkan laporan laporanan tahun yang berakhir 31 Desember 2020, anak usaha MIND ID yang berkantor pusat di Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini berhasil mencatatkan penjualan 55.782 ton atau 16,28 persen dari total konsumsi timah dunia.

Berdasarkan lokasi tujuan ekspor TINS, Asia berada di urutan teratas 68 persen, disusul Eropa 17 persen, Amerika 14 persen, sedangkan konsumsi domestik hanya berkontribusi 2 persen, “tutupnya. (ERT / RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Timah Rakyat Tetap Dibeli, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

Jakarta, Situsenergi.com Pemerintah mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tata kelola pertimahan...

APNI Sambut Baik Rencana Presiden Bentuk Bursa Mineral

Jakarta, situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut baik pernyataan Presiden Prabowo...

Penjualan Batubara Melesat, RMK Energy Cetak Pendapatan Rp1,6 T

Jakarta, situsenergi.com PT RMK Energy Tbk mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,6 triliun,...

APNI Dukung Aturan Baru HPM, Harga Nikel Dinilai Makin Transparan dan Adil

Jakarta, Situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut positif Keputusan Menteri ESDM...