Home ENERGI Kontrak PHE Untuk Kelola Blok NSO Diperpanjang Hingga 2038
ENERGI

Kontrak PHE Untuk Kelola Blok NSO Diperpanjang Hingga 2038

Share
kontrak phe untuk kelola blok nso diperpanjang hingga 2038

Aktivitas di Sumur Parang-1 yang dioperasikan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) Nunukan Company yang berada sekitar enam kilometer dari Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara , Senin (20/3). Pencarian migas di Nunukan telah menemukan hidrokarbon dimana dari kobaran api yang dihasilkan menunjukkan indikasi minyak yang kuat dari sumur ini. Capaian ini membuktikan bahwa PHE mampu melakukan eksplorasi secara organik dengan baik untuk meningkatkan reserves replacement ratio perusahaan. ANTARA FOTO/HO/Pertamina/ama/17.

Share

Jakarta, situsenergy.com

Keputusan pemerintah melalui kementerian ESDM untuk memperpanjang kontrak Blok North Sumatera Offshore (NSO) di Provinsi Aceh disambut baik  PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHE melalui anak perusahaannya PHE NSO diberi kepercayaan kembali untuk mengelola blok NSO hingga 20 tahun kedepan, yaitu hingga tahun 2038 dengan skema gross split yaitu skema kontrak bagi hasil dengan meniadakan pengembalian biaya operasi (Cost Recovery) yang berlaku efektif sejak 16 Oktober 2018.

Direktur Eksplorasi PHE, Abdul Mutalib Masdar menyambut gembira atas kepercayaan tersebut. Namun dikatakannya bahwa tanggung jawab untuk dapat menjaga level produksi bukan pekerjaan yang mudah dan penuh tantangan. Meski begitu pihaknya optimis selama masa kontraknya, PHE akan mengoptimalkan sumber dayanya agar produksi sesuai harapan.

“Kinerja produksi gas semester I  2018, mencapai  91 MMSCFD atau 152% dari target RKAP 2018 sebesar 60 MMSCFD. Begitu pula produksi kondensat sebesar 84 barel kondensat per hari (BCPD), atau 127% dari target RKAP 66 BCPD. PHE NSO berhasil melampai target selama 2 tahun berturut turut, demikian juga dengan capaian semester I tahun 2018 ini,” kata Abdul Mutalib dalam keterangannya, Kamis (18/10).

PHE NSO berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah produksi dengan upaya peningkatan reserve to production (R/P) dengan cara merencanakan pengeboran tiga sumur eksplorasi, masing-masing satu sumur dilakukan akhir 2018 dan dua sumur berikutnya dilaksanakan pada 2019. Adapun cadangan minyak Blok NSO sebesar 272 MTSB dan gas 92 bscf.

“Kedepannya PHE NSO akan terus berupaya meningkatkan produksi  dan pengembangan yang ada, sehingga mampu mendukung ketahanan energi nasional,” pungkas dia (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Indonesia Ubah Peta Harga Nikel Global, HPM Baru Dorong Lonjakan di LME

Jakarta, situsenergi.com Indonesia mulai memainkan peran kunci dalam penentuan harga nikel dunia...

Ekspansi Energi 2026, Sigma Energy Bidik SPBU Baru hingga Infrastruktur SPKLU

Jakarta, situsenergi.com PT Sigma Energy Compressindo Tbk menyiapkan langkah ekspansi agresif pada...

Verifikasi Emisi Listrik Diperketat, Kemenperin Dorong Industri Menuju NZE 2060

Jakarta, Situsenergi.com Kementerian Perindustrian memperkuat langkah menuju Net Zero Emission (NZE) 2060...

Anggaran Subsidi BBM Aman Hingga Akhir 2026, Menkeu: Dana Kita Cukup!

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah memberikan kepastian segar bagi masyarakat terkait keberlanjutan bantuan energi...