Home ENERGI Kilang Balikpapan Produksi Diesel Berkualitas Tinggi
ENERGI

Kilang Balikpapan Produksi Diesel Berkualitas Tinggi

Share
Alicia Irzanova
Share

Jakarta, situsenergy.com

Area Manager Communication and Relation PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VI Kalimantan Alicia Irzanova, menyatakan saat ini Kilang Balikpapan sudah sudah memproduksi bahan bakar diesel berkualitas tinggi yang dinamakan Pertamina Dex High Quality.

Pihaknya, kata dia sudah melakukan seremoni pengiriman perdana Pertamina Dex High Quality ke Terminal BBM Balikpapan melalui jalur pipa untuk kemudian dipasarkan ke konsumen.

“Pertamina Dex High Quality atau PertaDex HQ merupakan bahan bakar diesel berkualitas tinggi, dengan cetane number (angka setana) minimal 53, membuat start mesin lebih mudah, pembakaran lebih cepat, kompresi tinggi dengan tarikan lebih ringan, dan suara mesin lebih halus,” katanya sudah dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (2/8).

Menurut dia, PertaDex HQ memiliki kadar pengotor sulfur maksimum 50 “part per million” (PPM) yang membuat emisi lebih bersih dan ramah lingkungan atau sudah memenuhi standar kandungan sulfur Euro 4.

“Pertamina terus berinovasi menciptakan produk ramah lingkungan. Ke depan, kita akan terus menyempurnakan kualitas produk, sehingga memenuhi standar Euro 4 secara menyeluruh,” tukasnya.

Dikatakan, PertaDex HQ sesuai untuk kendaraan “diesel common rail system” seperti Toyota Innova, Toyota Fortuner, Hilux, Mitsubishi Pajero, Triton, Ford Ranger, Chevrolet Captiva, dan BMW Diesel.

“Common rail injection” adalah salah satu metode injeksi bahan bakar ke dalam ruang bakar dengan sistem penghasil tekanan ditempatkan terpisah dari injeksi itu sendiri. “Sistem injeksi ini digunakan untuk efisiensi bahan bakar dan pengurangan emisi yang lebih baik,” ujarnya.

Masih menurut Alicia, PertaDex HQ merupakan pengembangan dari produk PertaDex dengan melakukan pemetaan kualitas fraksi diesel, lalu dilanjutkan uji coba blending komponen skala laboratorium serta uji produksi.

“Uji produksi atau “plant test” skala lapangan dilakukan Juni 2017 di Unit Hydrocracker dan CDU V Kilang Balikapan dan dilanjutkan berproduksi skala komersial mulai Juli 2017,” pungkasnya.(ADI)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

ESDM Tetapkan Kuota Produksi Bijih Nikel Tahun Ini Sebesar 300 Juta MT

Jakarta, Situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa revisi...

Transformasi RSPP, Danantara Siapkan Rp581 Miliar

Jakarta, Situsenergi.com BP BUMN dan Danantara mendorong transformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina...

PGE Bukukan Laba Bersih US$79,6 Juta pada Semester I 2026

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan...

Karhutla Mengintai, Pertamina EP Perkuat Warga Bunyu Hadapi Api

Pulau Bunyu, Situsenergi.com Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Pertamina EP...