Jakarta, Situsenergi.com
BP BUMN dan Danantara mendorong transformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) sebagai proyek percontohan peningkatan kualitas layanan kesehatan di bawah pengelolaan Indonesia Healthcare Corporation (IHC). Transformasi RSPP akan menjadi tahap awal sebelum dilanjutkan ke 38 rumah sakit lainnya yang dikelola IHC.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria mengatakan IHC merencanakan penambahan 40 dokter spesialis dalam dua tahun ke depan dan 70 dokter spesialis baru pada 2030. Pembaruan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan budaya kerja di lingkungan rumah sakit.
Rencana pengembangan RSPP mencakup nilai investasi sebesar Rp581 miliar. Transformasi dirancang melalui peningkatan kapasitas tempat tidur, pembenahan proses pelayanan, penguatan keselamatan pasien, serta peningkatan pengalaman pasien melalui layanan fisik dan digital.
“Jadi, jangan tanggung-tanggung. Maunya memang ini flagship-nya kita, kayak orang kalau ke Indonesia itu rumah sakit terbaik. Itu harusnya rumah sakit kita,” ujar Dony dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).

Transformasi tersebut direncanakan berlangsung selama 24 bulan. Namun, Dony meminta percepatan pelaksanaan agar seluruh proses dapat diselesaikan pada pertengahan 2028. Transformasi ini diharapkan menjadikannya rumah sakit rujukan berstandar nasional dan internasional sekaligus menjadi model peningkatan kualitas bagi 38 rumah sakit lainnya di bawah IHC. (DIN/GIT)
Leave a comment