Logo SitusEnergi
Wamen ESDM: Eksplorasi Minyak  Jeblok Wamen ESDM: Eksplorasi Minyak  Jeblok
Jakarta, situsenergy.com Saat ini, cadangan minyak terbukti Indonesia sebesar 3,3 miliar barel. Dibandingkan dengan negara lainnya seperti Venezuela dan Saudi Arabia, cadangan migas Indonesia... Wamen ESDM: Eksplorasi Minyak  Jeblok

Jakarta, situsenergy.com

Saat ini, cadangan minyak terbukti Indonesia sebesar 3,3 miliar barel. Dibandingkan dengan negara lainnya seperti Venezuela dan Saudi Arabia, cadangan migas Indonesia tidaklah besar atau hanya nomor 29 di dunia.

“Kondisi aktivitas hulu migas Indonesia sekarang ini mengalami penurunan investasi dan cadangan terbukti. Aktivitas eksplorasi yang juga turun,” kata Arcandra Tahar, Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), di Jakarta, Senin (27/11).

Menurut dia, Reserve Replacement Ratio (RRR) Indonesia hanya 50%. “Jauh di bawah Australia, Malaysia dan Vietnam yang di atas 100%,” tambahnya.

RRR adalah perbandingan antara jumlah produksi migas yang diproduksikan dengan penemuan cadangan.

Ia mengatakan, waktu yang dibutuhkan untuk memproduksikan minyak sejak first discovery, pada tahun 70-an kurang dari 5 tahun. Sedangkan pada tahun 2000-an, mencapai 15 tahun.

Kenyataan lainnya, realisasi produksi tahun 2016 mencapai 829.000 bpd. Padahal, Indonesia pernah mencapai puncak produksi 1,5 bopd pada tahun 1977 dan 1994.

Sebelum tahun 2017, papar Arcandra, skema bagi hasil yang digunakan adalah cost recovery. Namun mulai tahun 2015 dan 2016, cost recovery lebih tinggi dari penerimaan migas negara. “Oleh karena itu, pemerintah menawarkan skema bagi hasil Gross Split,” ucapnya. (Fyan)

BACA JUGA   Budianto Tarigan, Waketum Projo : Distribusi BBM dan Elpiiji Harus Lancar Di Tahun Politik

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *