Logo SitusEnergi
Terminal Bongkar Batubara Kramasan Resmi Mulai Dibangun Terminal Bongkar Batubara Kramasan Resmi Mulai Dibangun
Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi memulai pembangunan terminal bongkar batubara Kramasan di Kertapati, Kota Palembang. Pembangunan terminal bongkar batubara... Terminal Bongkar Batubara Kramasan Resmi Mulai Dibangun

Jakarta, Situsenergi.com

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi memulai pembangunan terminal bongkar batubara Kramasan di Kertapati, Kota Palembang.

Pembangunan terminal bongkar batubara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas logistik batubara seiring meningkatnya kebutuhan di industri logistik pertambangan. Pada pembangunan ini, KAI berkolaborasi dengan anak perusahaannya yakni KAI Logistik serta PT Sentosa Laju Sejahtera.

“Pembangunan ditandai dengan groundbreaking yang juga menandai dimulainya komitmen kolaborasi dan sinergi berbagai pihak untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan dan penggunaan sumber daya energi nasional,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam keterangannya, Senin (17/7/2023).

Teminal bongkar batubara Kramasan akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 19,1 hektar. Berbagai infrastruktur modern akan dipasang di terminal ini seperti integrated rail method yang didukung dengan infrastruktur Train Unloading System (TULS) bottom dump dan open side dump (mekanisme bukaan bawah dan samping).

Adapun kapasitas unloading teminal bongkar batubara Kramasan mencapai 60.000 ton/hari/TULS, dengan luas area stockpile maksimal berkapasitas 590.000 ton. Lebih lanjut, terminal ini juga mampu melayani 20 kereta api dengan rangkaian 60 gerbong batu bara setiap harinya.

BACA JUGA   Begini Komitmen Antam Terhadap GRK

Termial ini dibangun atas sinergi BUMN antara KAI, PTBA, dan PLN dalam mewujudkan progam 100.000 megawatt pada tahun 2025. Di samping itu, terminal ini juga menjadi bagian dari progam KAI menuju 105 juta ton angkutan batu bara pada tahun 2027.

“Tak hanya berfokus pada bisnis, KAI Group berharap kehadiran terminal bongkar batubara Kramasan juga akan memberikan dampak positif seperti terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat,” kata Didiek.

Pembangunan terminal bongkar batubara ini juga sebagai upaya untuk mengakomodasi permintaan angkutan barang KAI yang terus meningkat. Angkutan barang KAI pada 2020 sebesar 45 juta ton, pada 2021 sebesar 50 juta ton, dan pada 2022 sebesar 58 juta ton.

Direktur Utama KAI Logistik, TLN Ahmad Malik Syah mengungkapkan proyek ini menjadi program strategis perusahaan. Dengan beroperasinya terminal ini, akan memperkuat kapasitas dan kapabilitas perusahaan khususnya pada logistik pertambangan.

“Terminal bongkar natubara Kramasan ini, ditargetkan dapat beroperasi pada Triwulan IV tahun 2024 dengan kapasitas 20 hingga 40 juta ton per tahun. Sementara, pada aspek profitabilitas diproyeksikan akan menyumbang sekitar Rp80-150 miliar per tahunt,” pungkasnya. (DI/SLN)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *