Logo SitusEnergy
SPBU Vivo Bakal Jual BBM Jenis Ron 88 Hingga 92 SPBU Vivo Bakal Jual BBM Jenis Ron 88 Hingga 92
jakarta, SitusEnergy.com Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bernama Vivo siap melakukan tes operasional pada Rabu (25/10) besok. Test operasional resmi dilakukan setelah SPBU... SPBU Vivo Bakal Jual BBM Jenis Ron 88 Hingga 92

jakarta, SitusEnergy.com

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bernama Vivo siap melakukan tes operasional pada Rabu (25/10) besok. Test operasional resmi dilakukan setelah SPBU yang terletak di Jalan Raya Cilangkap Jakarta Timur itu secara resmi melengkapi izin operasional dan administrasi. Kabarnya, SPBU Swasta itu nantinya bakal menjual BBM jenis RON 88, RON 90 dan RON 92.

Vivo sendiri sebelumnya bernama PT Nusantara Energi Plant Indonesia (PT NEPI) dan telah menjadi PT Vivo Energy Indonesia sesuai dengan SK Menkumham nomor  AHU-0021674.AH.01.02.TAHUN 2017 pada tanggal 19 Oktober 2017. Nilai investasi yang dikeluarkan untuk membangun SPBU itu berkisar Rp10 -15  miliar.

“Atas perubahan nama tersebut telah kami sampaikan kepada BKPM dan telah memiliki Izin Prinsip Perubahan Penanaman Modal Asing nomor 3859/1/IP-PB/PMA/2017,” kata Corporate Communication PT Vivo Energy Indonesia, Maldi Al-Jufrie dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/10)

Menurut Maldi, masuknya Vivo kedalam bisnis SPBU afalah untuk membantu pemerintah dalam program pendestribusian BBM guna membangun negara yang berkeadilan secara merata. Dia pun berharap kedepannya akan ada SPBU Vivo lainnya yang dibangun di Indonesia.

BACA JUGA   Pelaku Bisnis Sebut Target EBT Tidak Tercapai

Vivo Energy sendiri saat ini bukan pemain baru di bisnis SPBU, pasalnya Vivo Group bahkan sudah mempunyai ratusan SPBU di beberapa negara seperti di Afrika dan Australia.

Terkait penjualan BBM jenis Ron 88, Maldi mengatakan, hal itu dilakukan karena memang tidak dilarang oleh pemerintah. “Selama tidak dilarang maka menjual BBM dengan kualitas Ron 88 adalah legal,” tuturnya.

BBM Ron 88 sendiri nantinya akan dijual dengan harga Rp6.550 per liter, kemudian Ron 90 dengan harga Rp7.500 perliter dan Ron 92 dibandrol dengan harga Rp8.250 perliter.

Maldi mengaku tidak ada strategi khusus dalam bisnis SPBU, karena pada dasarnya bisnis SPBU sudah diatur oleh pemerintah. “Jadi kita mengikuti pemerintah. Apa yang dikatakan pemerintah, kita ikuti,” pungkasnya. (SNU)

 

 

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *