Home ENERGI Sekjen Kementerian ESDM: Eksport Konsentrat Tembaga oleh PTFI Masih Dikomunikasikan dengan Kemenkeu
ENERGI

Sekjen Kementerian ESDM: Eksport Konsentrat Tembaga oleh PTFI Masih Dikomunikasikan dengan Kemenkeu

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana 
mengatakan, bahwa pihaknya akan menjalin komunikasi dengan Kementerian Keuangan terkait ekspor konsentrat tembaga oleh PT Freeport Indonesia (PTFI). Pasalnya, yang berwenang untuk menghitung dan menetapkan tarif bea keluar untuk ekspor konsentrat tembaga adalah Kementerian Keuangan.

“Kita akan menjalin komunikasi dengan Kementerian Keuangan terkait ekspor konsentrat tembaga. Karena perhitungan dan penetapan tarif bea keluar terhadap barang ekspor, termasuk produk hasil pengolahan mineral logam tembaga, menjadi kewenangan dari Kementerian Keuangan,” kata Dadan dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Kamis.

Menurut Dadan, ketentuan perpanjangan izin ekspor konsentrat tembaga PTFI itu masih dalam pembahasan.

Sebelumnya, PTFI mengajukan perpanjangan (relaksasi) ekspor konsentrat tembaga dan lumpur anoda hingga smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur beroperasi penuh pada akhir 2024.

“Konstruksi smelter Manyar ditargetkan rampung pada Juni 2024, diikuti dengan uji coba (commissioning) fasilitas dan jadwal peningkatan produksi (ramp-up) hingga akhir 2024,” ungkap Dadan.

Padahal, pemerintah sebelumnya sudah memberikan izin perpanjangan ekspor konsentrat PTFI, yang mestinya berakhir pada Juni 2023, diperpanjang sampai Mei 2024.

Di sela-sela kunjungan kerja di Karawang, Jawa Barat, Rabu, Presiden Jokowi memastikan bahwa izin ekspor konsentrat tembaga oleh PTFI akan diperpanjang.

“Namun pemerintah masih perlu memperhitungkan berapa harga patokan ekspor (HPE) yang akan dikenakan terhadap Freeport, mengingat HPE sejumlah komoditas tambang naik pada periode April 2024,” kata Presiden.( Ert/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PGE Kembangkan Bisnis Hijau di Luar Listrik Panas Bumi

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memperluas bisnisnya dengan menyiapkan...

Harga Referensi CPO Turun, HPE Kakao dan Getah Pinus Naik

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) crude palm oil (CPO)...

Keberhasilan Co-Firing Ditentukan Kualitas Bahan Baku Biomassa

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan program co-firing biomassa di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)...

Hidrogen Rendah Karbon Jadi Fokus di GHES 2026

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menegaskan komitmen memperkuat...