Home ENERGI KESDM Revisi Neraca Gas Bumi
ENERGI

KESDM Revisi Neraca Gas Bumi

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Rencana produksi gas dari Lapangan Jambaran Tiung Biru dan peningkatan kapasitas produksi  Lapangan Jangkrik memicu direvisinya Neraca Gas Bumi Indonesia (NGI) periode 2017-2035.

“Data terkini yang dimasukkan dalam revisi NGI, antara lain adanya rencana produksi dari Lapangan Jambaran Tiung Biru serta peningkatan kapasitas produksi Lapangan Jangkrik. Jadi ada data mengenai realisasi sekarang seperti apa atau eksisting.

Kemudian projected, maksudnya PoD (rencana pengembangan) sudah disetujui dan proyeknya mulai jalan. Juga data migas yang potensial atau siap dikembangkan,” kata Direktur Pembinaan Usaha Migas Budiyantono, Senin (22/1/2018) di Kementerian ESDM, Jakarta.

Penyempurnaan ini memperhitungkan data-data terbaru, termasuk adanya penambahan suplai dari lapangan-lapangan gas dan penyesuaian terhadap volume gas bumi yang dapat diproduksikan serta kebutuhan.

“Sekarang (NGI) lagi direvisi untuk cara penyajiannya dan disesuaikan atau direvisi data-datanya sesuai dengan data terakhir,” katanya.

Demikian pula dengan data kebutuhan, disajikan sesuai dengan kondisi terbaru, termasuk penyesuaian dengan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Direncanakan revisi NGI dapat rampung pada akhir bulan ini. “Sekarang lagi intensif (dibahas). Pak Wamen (Arcandra Tahar) minta untuk segera diselesaikan,” tambahnya. (Fyan)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Keberhasilan Co-Firing Ditentukan Kualitas Bahan Baku Biomassa

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan program co-firing biomassa di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)...

Hidrogen Rendah Karbon Jadi Fokus di GHES 2026

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menegaskan komitmen memperkuat...

PTBA Prioritaskan Pasar Domestik

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam Tbk (PTBA) komitmen menjaga pasokan batubara untuk...

Biomassa Jadi Fondasi Ekosistem Hidrogen Rendah Karbon

Jakarta, situsenergi.com Indonesia memiliki potensi biomassa sekitar 80 juta ton per tahun,...