Home ENERGI RUPS Pertamina Tanpa Seorang Dirut, Harusnya Ada Penjelasan Yang Pasti
ENERGI

RUPS Pertamina Tanpa Seorang Dirut, Harusnya Ada Penjelasan Yang Pasti

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Keputusan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) pada Jumat, 31 Mei 2019 pekan kemarin di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta Pusat sangat disayangkan tanpa kehadiran Direktur Utama (Dirut) Pertamina Nicke Widyawati.

Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara mengatakan, RUPS perusahaan pelat merah seperti PT Pertamina tanpa dihadiri seorang dirut dianggap kebijakan yang kurang tepat.

“Kasian saja BUMN-nya. Dikelola sesuka hati sesuai kepentingan penguasa. Bukan sesuai kepentingan negara dan rakyat,” tegas Marwan ketika dihubungi, Senin (03/06).

Marwan menambahkan, meski pemegang saham mayoritas dalam hal ini Kementrian BUMN melalui Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno yang mengatakan tidak ada masalah mengelar konpers tanpa kehadiran Direktur Utama, akan tetapi Marwan menyebut alasan ketidakhadiran disampaikan secara jelas kepada publik.

“Kalau dirut tidak hadir, harus jelas apa sebabnya. Jangan sampai ada yang disembunyikan,” tegas Marwan.

Seperti diketahui, Dirut Pertamina Nicke Widyawati kini menjadi perhatian karena diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nicke diperiksa terkait kasus PLTU Riau-1 yang juga ikut menyeret mantan direktur PT PLN Sofyan Basir sebagai tersangka.

Pada 3 Mei 2019, Nicke hadir memenuhi panggilan Komisi Antirasuah sebagai saksi setelah sebelumnya sempat diundur. Adapun, Nicke seharusnya juga memenuhi panggilan KPK pada 27 Mei 2019, namun ia batal hadir karena sedang bertugas di luar negeri.(SA)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...