Home ENERGI PEP Cepu Field Sukses Percepat Window Shutdown TOX
ENERGI

PEP Cepu Field Sukses Percepat Window Shutdown TOX

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Window Shutdown Thermal Oxidizer (TOX) Central Processing Plant (CPP) Gundih yang dilakukan PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu selesai 20 jam lebih cepat dari target yang ditetapkan.

Menurut Afwan Daroni selaku Cepu Field Manager, mulanya pelaksaaan ini diagendakan 5 hari dimulai pada tanggal 24 Desember pukul 00.00 hingga 29 Desember pukul 24.00 namun realisasi lebih cepat hanya sampai pukul 04.00 pada tanggal 29 Desember 2018. menjelaskan bahwa kelancaran kegiatan ini karena kerjasama yang baik di semua pihak.

“Kegiatan window shutdown TOX adalah bentuk preventive dan corrective maintenance untuk optimalisasi dan menjaga kesinambungan proses  produksi CPP Gundih. Hal ini dapat terlaksana dengan baik karena komitmen zero accident yang dilaksanakan pekerja, pekarya, dan kontraktor Pertamina untuk menjalankan HSE Golden Rules yakni Patuh, Intervensi, dan Peduli,“ ungkap Afwan dalam keterangan resminya yang diterima Sentana di Jakarta, Sabtu (19/1/2019).

Afwan mengajak manajemen Field Cepu termasuk perusahaan kontraktor yang terlibat diantaranya PT  Titis Sampurna, PT Refratech Mandala Perkasa, PT Ramai Jaya Abadi, Schneider Electric, Honey Well untuk bersama-sama menandatangani komitmen HSSE – Zero Accident.

Dengan adanya kegiatan window shutdown TOX ini maka diharapkan CPP Gundih dapat tetap berproduksi secara safe condition. Sebagai informasi, di tahun 2018 PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu berhasil mencapai produksi gas sebanyak 66.1745 mmscfd atau 109,7% diatas target dan produksi minyak sebanyak 2.381 BOPD atau 101,8% diatas target. “Sedangkan di tahun 2019, kita ditargetkan untuk minyak sebesar 2.352 BOPD dan gas sebesar 66.30 mmscfd,” tutup Afwan.

Sebelumnya di halaman depan Masjid Ar-Rahman CPP Gundih pada Senin (24/12) dilaksanakan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan window shutdown TOX tersebut.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...