Home ENERGI Dwi Soetjipto: Efesiensi Energi Masih Dibutuhkan Agar Harga BBM Terjangkau
ENERGI

Dwi Soetjipto: Efesiensi Energi Masih Dibutuhkan Agar Harga BBM Terjangkau

Share
efesiensi energi masih dibutuhkan agar harga bbm terjangkau
efesiensi energi masih dibutuhkan agar harga bbm terjangkau
Share

Jakarta, situsenergy.com

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla berhasil membuat gebrakan pada sektor energi,yakni meningkatkan efisiensi dalam proses pengadaan minyak dengan membubarkan Petral.

Demikian dikemukakan Mantan Direktur Pertamina, Dwi Soetjipto, di Jakarta, Kamis (18/10), terkait efisiensi masih dibutuhkan untuk memberikan keterjangkauan harga energi khususnya bahan bakar minyak (BBM).

Hal ini sebenarnya sudah dilakukan pemerintah dengan memotong mata rantai pengadaan BBM dan minyak mentah. Caranya dengan membubarkan unit jual beli minyak Pertamina, yaitu Petral.

“Karena ketidakefisienan di dalam pengolahan energi ini. Itu salah satunya bisa dipengaruhi adanya intervensi-intervensi pihak yang punya kepentingan. Barangkali yang istilah di publik namanya mafia. Oleh karena itu, bagaimana memperpendek jalur distribusi dari luar negeri langsung kepada Pertamina dan Pertamina kepada masyarakat dengan dibubarkan Petral,” kata Dwi Soetjipto.

Menurtnya, sampai saat ini pun pemerintah masih menjaga keterjangkauan harga untuk menjaga daya beli, me

“Sampai pada terakhir-terakhir ini pun kalau kita lihat beliau (Jokowi–red) sangat konsisten dengan target itu,” tutur dia.

Dijelaskannya, keterjangkauan harga tidak hanya menahan harga BBM saat harga minyak naik. Tetapi, juga memberikan keadilan bagi masyarakat di wilayah terdepan, tertinggal, dan terpencil (3T) melalu program BBM satu harga.

Dengan demikian, masyarakat di wilayah tersebut membeli BBM dengan harga yang sesuai ketetapan pemerintah, meski biaya angkut di atas harga BBM yang dijual.

“Ini yang mengompensasinya adalah bagaimana kita meningkatkan efisiensi di dalam pengelolaan dan pendistribusian,” tandas dia.(mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sengketa LNG PGN-Gunvor Memanas, Pengamat Desak PGN Buktikan Force Majeure

Jakarta, situsenergi.com Sengketa pasokan liquefied natural gas (LNG) antara PT Perusahaan Gas...

Arahan Danantara, PGN Mulai Rambah Bisnis Hilir Gas

Jakarta, situsenergi.com PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mulai mengubah arah...

Bank Tanah Sediakan Lahan untuk PLTS 100 GWp

Jakarta, situsenergi.com Badan Bank Tanah menyiapkan lahan seluas 76 hektare di Kabupaten...

Gempa NTT Guncang Layanan Kesehatan, ESDM Kirim 48 Genset ke 7 Kabupaten

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan 48 genset...