Home MIGAS Pertamina EP Temukan Lapisan Minyak Baru, Sumur BNG-082 Jadi Andalan di Lapangan Tua
MIGAS

Pertamina EP Temukan Lapisan Minyak Baru, Sumur BNG-082 Jadi Andalan di Lapangan Tua

Share
Share

JAKARTA, Situsenergi.com

Lapangan migas yang sudah berumur ternyata masih menyimpan kejutan. Pertamina EP Adera Field membuktikannya lewat pengembangan Sumur BNG-082 di Struktur Benuang yang berhasil membuka lapisan produktif baru.

Sumur tersebut menembus lapisan TAF-P2a yang sebelumnya belum pernah diproduksikan oleh sumur-sumur di sekitar lokasi. Temuan ini sekaligus menunjukkan bahwa pengolahan data bawah permukaan dapat membuka peluang baru dari lapangan migas yang sudah matang.

BNG-082 Cetak Produksi 302,4 BOPD

Pertamina EP menyelesaikan pengeboran BNG-082 hanya dalam 32 hari. Capaian itu lebih cepat dari target 36,6 hari dan berlangsung dengan aman tanpa kecelakaan.

Hasilnya mulai terlihat dalam initial flow test pada 16 Agustus 2026. Sumur BNG-082 mencatat potensi produksi minyak 302,4 barel per hari atau BOPD serta gas 5,597 MMSCFD dalam kondisi open flow.

Manager Subsurface Development Area 1 Budi Darmawan mengatakan pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa lapangan mature masih memiliki peluang pengembangan.

“Pencapaian ini menjadi bukti inovasi berbasis integrasi data subsurface yang terus dilakukan Pertamina EP dapat membuka potensi-potensi baru yang memungkinkan lapangan mature tetap bisa berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional,” ujar Budi.

Tambahan produksi BNG-082 juga mendukung target Pertamina EP Adera Field dalam WP&B 2026. Target tersebut mencakup produksi minyak 4.537 BOPD dan gas 22,21 MMSCFD.

Data Subsurface Jadi Senjata

Tim pengembangan mengandalkan pendekatan layer-focused and data-driven development drilling dalam menentukan lokasi dan lapisan sasaran. Strategi itu menggabungkan pemodelan geologi, interpretasi seismik multiatribut, serta akuisisi data MDT-LFA.

Data tersebut membantu tim mengevaluasi tekanan, jenis fluida, sekaligus indikasi konektivitas reservoir pada masing-masing lapisan.

Pertamina EP juga menggunakan Sectorization Zoning Model dengan mengintegrasikan dan melakukan stacking peta Hydrocarbon Pore Volume atau HCPV dari sejumlah lapisan.

“Dengan pendekatan-pendekatan ini, kami bisa memetakan area mana yang punya peluang lebih besar mengandung lapisan produktif, sehingga penempatan sumur baru bisa lebih terarah, efektif, dan efisien,” kata Budi.

Struktur Benuang Terus Digenjot

Struktur Benuang menjadi salah satu penopang produksi migas di Adera Field dan PHR Zona 4. Pertamina EP sebelumnya juga menghadirkan inovasi lain melalui pengembangan Sumur BNG-080 pada Juni 2026.

Sumur tersebut menggunakan teknologi dual string sehingga produksi dapat berlangsung dari dua lapisan reservoir sekaligus.

Pada initial flow test 26-28 Juni 2026, lapisan TAF-L1 menghasilkan potensi gas 2,836 MMSCFD. Sementara lapisan TAF-N2 mencatat potensi minyak 572,8 BOPD dan gas 1,666 MMSCFD.

Capaian BNG-082 sekaligus mempertegas bahwa inovasi subsurface dapat menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi lapangan migas yang sudah mature. Dengan pemetaan reservoir yang semakin terarah, peluang menemukan lapisan produktif baru pun semakin terbuka. (***)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Bongkar Rahasia Komunikasi 43.000 Pekerja, Praktiknya Jadi Sorotan

JAKARTA, Situsenergi.com Mengelola komunikasi di perusahaan dengan puluhan ribu pekerja bukan perkara...

Pertamina Drilling Borong 3 Penghargaan GRC 2026, Bosnya Ikut Diganjar

JAKARTA, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mencetak prestasi besar...

Guru Pesisir Kutai Kartanegara Tembus Amerika, Program CSR PHM Berbuah Prestasi

BALIKPAPAN, Situsenergi.com Dari wilayah pesisir Delta Mahakam, seorang guru Bahasa Inggris berhasil...

Karhutla Mengancam, PEPC Gaspol Libatkan Pesanggem Amankan Lapangan Gas JTB

BOJONEGORO, Situsenergi.com Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tak bisa dianggap sepele,...