Jakarta, Situsenergi.com
PT AKR Corporindo Tbk akan menjadikan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) sebagai motor pertumbuhan dengan memperluas ekosistem kawasan industri dan pelabuhan terintegrasi ke bisnis energi, termasuk LNG dan energi surya.
Presiden Direktur AKR Corporindo, Haryanto Adikoesoemo menegaskan perjalanan perseroan dibangun bertahap dari perdagangan kimia dasar, distribusi, hingga pengembangan JIIPE. Menurutnya, pengembangan JIIPE diarahkan untuk menciptakan sumber pertumbuhan baru melalui utilitas industri, layanan pelabuhan, terminal LNG, energi terbarukan, serta bisnis SPBU dan avtur.
Tahun ini perusahaan menandatangani kerja sama dengan BW FSRU VII dan kontrak pembangunan kapal dengan HD Hyundai Heavy Industries untuk proyek FSRU berkapasitas 170.000 m3 dan terminal LNG 4 juta ton per tahun, ditargetkan beroperasi pada semester II-2029. Selain itu, AKRA menyiapkan floating solar panel dan izin usaha penyediaan listrik hingga 515 MW.
Ekosistem industri JIIPE mencakup klaster tembaga, logam, kaca, dan kimia, didukung investasi Xinyi Solar senilai USD700 juta serta pembangunan fasilitas produksi melamin dan bahan kimia oleh Golden Elephant. Haryanto menyebut tiga katalis pertumbuhan perusahaan yaitu hilirisasi industri, ketahanan energi, dan transisi energi.
Perseroan akan memperkuat perdagangan BBM dan kimia dasar, serta mempercepat monetisasi JIIPE melalui penjualan lahan, aktivitas pelabuhan, dan utilitas.

“Ke depan, kami akan terus menjaga keandalan pasokan dan layanan, memperkuat keunggulan operasional, serta mengembangkan JIIPE secara bertahap dan disiplin,” ujar Haryanto. (DIN/GIT)
Leave a comment