Home ENERGI Puncak Arus Balik Konsumsi Avtur Meningkat  5 Persen
ENERGI

Puncak Arus Balik Konsumsi Avtur Meningkat  5 Persen

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Puncak arus balik lebaran 2018 sesuai dengan prediksi, terjadi pada 19 – 20 Juni, sejalan dengan berakhirnya cuti bersama yang ditetapkan Pemerintah.  Puncak arus balik ditandai dengan meningkatnya permintaan avtur secara nasional  meningkat menjadi lebih dari 16 juta liter atau sekitar 5 persen di atas konsumsi rata-rata harian.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito mengatakan, puncak arus balik tidak hanya terjadi di jalur darat, tetapi juga di jalur udara. Pertamina terus siaga mengamankan pasokan avtur di seluruh Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), sejalan dengan peningkatan jumlah penerbangan tambahan selama arus balik.

“Peningkatan permintaan avtur tertinggi terjadi di wilayah tujuan wisata, karena banyak masyarakat yang memanfaatkan momen lebaran dan cuti bersama yang panjang ini untuk lanjut liburan dan tamasya bersama keluarga. Destinasi wisata favorit tampaknya masih Bali dan Yogyakarta,” ujar Adiatma.

Menurut Adiatma, berdasarkan laporan Satgas RAFI di lapangan, peningkatan avtur terjadi di 3 DPPU utama, dimana tertinggi terjadi di DPPU Denpasar sebesar 9,5 persen, DPPU Yoyakarta 6,5 persen serta DPU Cengkareng sebesar 3 persen.

Puncak arus balik melalui pesawat udara, lanjut Adiatma, memang biasanya terjadi pada hari-hari terakhir masa cuti bersama berakhir. Pertamina telah mengamankan stok maupun pasokan ke semua DPPU, terutama DPPU Utama yang sekaligus menjadi tujuan wisata, agar kebutuhan avtur tercukupi.

Untuk menjaga stok avtur, lanjut Adiatma, sejak Ramadhan Pertamina telah menambah frekuensi supplai tanker ke DPPU maupun Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).  Pertamina juga memastikan kesiapan dan kehandalan sarana dan fasilitas di DPPU, memastikan kesiapan RAE Supply (Regular, Alternative & Emergency).(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...