Home ENERGI PLN UIW NTB Berhasil Terangi 44 Dusun Terpencil
ENERGI

PLN UIW NTB Berhasil Terangi 44 Dusun Terpencil

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PT PLN (Persero) berhasil melistriki selama 24 jam nonstop sebanyak 44 dusun terpencil yang tersebar di beberapa kabupaten di Nusa Tenggara Barat.

Hal ini disampaikan General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Lasiran, Jumat (25/12). “Sebanyak 3.949 kepala keluarga (KK) di 44 dusun terpencil itu sudah menikmati listrik 24 jam. Sebelumnya, seluruh KK tersebut menikmati listrik hanya selama 12 jam,” kata Lasiran.

Menurut dia, sebanyak 44 dusun terpencil tersebut tersebar di Desa Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat, sebanyak tiga dusun. “Selain itu, di Kabupaten Bima lima dusun yang tersebar di Desa Oi Katupa dua dusun, dan Desa Nggelu tiga dusun,” ucapnya.

Lebih jauh ia menambahkan, bahwa sebanyak 36 dusun yang sudah menikmati listrik sejak 2020, tersebar di Kabupaten Sumbawa, yakni satu dusun di Desa Batu Dulang, delapan dusun di di Kecamatan Kelawis, 12 dusun di Kecamatan Lantung, dan sebanyak 15 dusun di Kecamatan Ropang.

“Untuk melistriki seluruh dusun tersebut, kita membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 98.45 kilometer sirkuit (kms) dan jaringan tegangan rendah sepanjang 12.39 kms. Selain itu, PLN juga menyiapkan sembilan unit gardu dengan kapasitas 660 kilo volt ampere (kva),” paparnya.

“Untuk rasio desa berlistrik, telah 100 persen tercapai di akhir 2018. Saat ini, kami fokus untuk melistriki dusun yang belum memperoleh listrik dari PLN. Namun, tentunya tak lepas dari dukungan semua pihak terkait,” tambah Lasiran.

Selain terus berupaya melistriki 24 jam nonsetop, PLN juga memiliki program diskon biaya penyambungan untuk layanan pasang baru bagi masyarakat yang tinggal di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Dengan program tersebut, calon pelanggan yang memenuhi kriteria akan memperoleh diskon 50 persen untuk layanan pasang baru dan berlaku bagi calon pelanggan tarif rumah tangga daya 450 dan 900 volt ampere.

Selain untuk warga di daerah 3T, program tersebut juga berlaku bagi masyarakat yang nomor induk kependudukannya terdaftar di Basis Data Terpadu Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. Program itu berlaku hingga Desember 2022.(mu/Rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...