Home ENERGI Kenaikan Harga Batubara Bakal Picu Kemampuan BUMI Bayar Utang
ENERGI

Kenaikan Harga Batubara Bakal Picu Kemampuan BUMI Bayar Utang

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Kenaikan harga batubara direspon baik oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Pasalnya dengan harga yang membaik akan memberikan dampak positif terhadap finansial perseroan. Mengutip data dari Bloomberg, harga batubara acuan di Indeks Newcastle untuk kontrak pengiriman Februari 2021 mencapai USD79,6 per ton. Harga tersebut merupakan level tertinggi yang diraih komoditas emas hitam ini sejak Oktober 2019.

Direktur BUMI, Andrew Christopher Beckham mengatakan, kenaikan harga batubara tentu akan berdampak bagi finansial BUMI. Hanya saja, efek dari kenaikan harga ini akan baru berdampak setidaknya satu kuartal ke depan. Kenaikan harga batubara ini juga akan menentukan kemampuan BUMI dalam membayar utang.

“Jika harga batubara dapat bertahan di atas level USD70 hingga USD80 per ton tahun depan, maka BUMI optimis mampu melunasi utang dan bunga utang yang ditanggung Perseroan,” ucapnya, Jumat (11/12/2020).

Sementara itu Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resource, Dileep Srivastava menambahkan, sejauh ini BUMI masih dapat membayarkan utang dan bunga utangnya sesuai dengan ketentuan. Berkaca pada tahun 2018, dimana harga batubara berada di rentang USD70 sampai USD80 per ton dan BUMI mampu membayar utangnya secara berkesinambungan.

“Kami yakin jika harga batubara naik maka kami bisa membayar utang sesuai dengan yang kami lakukan di 2018,” terang dia.

Adapun BUMI telah memproses pembayaran kesebelas sebesar USD3,8 juta pada 16 Oktober 2020 silam. Pembayaran ini mewakili bunga pinjaman untuk Tranche A. Dengan dilakukannya pembayaran kesebelas ini, BUMI telah membayar keseluruhan sebesar USD331,6 juta secara tunai.

“Jika harga batubara terkontraksi dan tidak sesuai dengan ekspektasi, kami dapat mengurangi jumlah pembayaran sesuai dengan perjanjian,” pungkasnya. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...