Home ENERGI PLN Resmikan GIS New Pulogadung
ENERGI

PLN Resmikan GIS New Pulogadung

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

PLN (Persero) meresmikan selesainya pembangunan GIS (Gas Insulated Switchgear) New Pulogadung Kapasitas 6 x 60 MVA dan 6 Transmission Bays , di Jln Raya Bekasi, KM 21, Rawa Terate, Pulogadung, Jakarta Timur.

GIS New Pulogadung  adalah GIS Baru, berkapasitas 6 x 60 MVA dan 6 Transmission Bays yang dimiliki PLN  Transmisi Jawa Bagian Barat ini, seluruh rangkaian migrasi dari GI Konvensional (AIS)  yang berumur 38  Tahun dan secara teknologi mengalami ketertinggalan, ke GIS  Baru tanpa melakukan perbaikan, yang tentunya lebih mudah dan modern dengan pengendaliannya secara otomatis atau Substation Automatic System (SAS)

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat, Haryato WS, mengatakan, dengan diresmikannya GIS New Pulogadung  semakin memperkuat posisi penyaluran energy sisi timur.  ”Pembangunan GIS New Pulogadung yang dilakukan Regional Jawa Bagian Barat PLN  akan memperkuat sistem kelistrikan Jakarta untuk menggaransi terciptanya pertumbuhan kelistrikan di Wilayah DKI Jakarta yang terus meningkat dan berkelanjutan, ” terang Haryanto.

“GIS New Pulogadung juga akan memperkuat sistem kelistrikan di wilayah timur Jakarta, Bekasi dan sekitarnya, khususnya untuk pengembangan industri dan kawasan. “Dengan ketersediaan pasokan energi yang cukup, kami yakin daerah Kotamadya Bekasi dan wilayah industri disekitarnya akan mendapatkan pasokan listrik yang cukup dan diharapkan dapat memacu pertumbuhan perekonomian di sekitar lokasi ini,” tambah Hariyanto.

Gardu Induk jenis ini berisolasi SF6 (Sulfur HexaFlouride). GIS merupakan bentuk pengembangan dari gardu induk konvensional, yang mana GIS jenis ini pada umumnya dibangun di daerah perkotaan atau padat pemukiman yang sulit untuk mendapatkan lahan.

Keunggulan juga berasal dari segi estetika dan arsitektural, karena bangunan bisa didesain sesuai kondisi disekitarnya. Jadi, jenis infrastruktur ketenagalistrikan yang satu ini bisa dipasang di daerah pemukiman penduduk, tanpa merusak keindahan lingkungan sekitarnya.

Jenis Gardu Induk ini hampir semua komponennya (switchgear, busbar, isolator, komponen kontrol, komponen kendali, cubicle, dan lain-lain) dipasang di dalam gedung. Kecuali transformator daya, yang pada umumnya memang dipasang di luar gedung.

Nilai investasi GIS New Pulogadung  dengan nilai kontrak sebesar Rp 109.378.071.044 menggunakan pendanaan yang berasal dari Anggaran PT.PLN (Persero). GIS New Pulogadung dikerjakan  oleh konsorsium PT. General Eleectric dan PT. Pencie Indonesia dibawah Penanggung  Jawab  PT. PLN (Persero)  Transmisi Jawa Bagian Barat,  pekerjaan dimulai sejak tahun 2016 dan telah energize secara bertahap pada April 2017.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...