Home ENERGI ExxonMobil Mulai Produksi Minyak Kedung Keris
ENERGI

ExxonMobil Mulai Produksi Minyak Kedung Keris

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dengan para mitra Blok Cepu, PT Pertamina EP Cepu dan Badan Kerja Sama PI Blok Cepu, telah memulai kegiatan produksi minyak dari Proyek Kedung Keris.

Saat ini, produksi Kedung Keris sekitar 5.000 barel minyak per hari yang dapat ditingkatkan menjadi 10.000 barel minyak per hari pada saat produksi puncak. Hasil produksi dari Kedung Keris mendukung keseluruhan produksi Blok Cepu, yang mana saat ini memproduksi lebih dari 25 persen minyak Indonesia dengan aman dan andal.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto didampingi Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral  Jawa Timur, Setiadjit, dan Presiden Direktur PT Pertamina (Persero), yang diwakili Senior Vice President Development & Production, Panji Sumirat meresmikan kegiatan produksi minyak perdana lapangan Kedung Keris pada acara di Bojonegoro, hari ini. Dwi.

Bergabung dengan mereka adalah para pimpinan mitra Blok Cepu, Presiden ExxonMobil Cepu Limited, Louise McKenzie, Presiden Direktur PT Pertamina EP Cepu, Jamsaton Nababan dan Kepala Badan Kerja Sama PI Blok Cepu, Hadi Ismoyo.

McKenzie berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, mitra kami – PT Pertamina EP Cepu dan BKS PI Blok Cepu serta masyarakat tetangga yang telah mendukung proyek ini. “Kami akan terus mengevaluasi kemampuan dan kinerja dari sumur Kedung Keris,” ujar McKenzie.

“Kami juga telah mencapai catatan keselamatan yang signifikan pada proyek ini dengan lebih dari 2 juta jam keselamatan kerja,” tambah dia.

Kontrak rekayasa, pengadaan dan konstruksi proyek Kedung Keris dilaksanakan PT Meindo Elang Indah, sebuah perusahaan Indonesia. Proyek ini terdiri dari tapak sumur untuk operasi satu sumur, dan pipa bawah tanah berdiameter 8 inci, sepanjang 15 kilometer yang tersambung dengan Fasilitas Pengolahan Pusat Banyu Urip.

Lapangan Kedung Keris ditemukan pada 2011, sekitar 15 kilometer sebelah timur Lapangan Banyu Urip. Berdasarkan evaluasi saat ini, diperkirakan cadangan minyak dari Lapangan Kedung Keris mencapai 20 juta barel minyak. Kedua lapangan tersebut terletak di Blok Cepu, di mana EMCL bertindak sebagai operator.(mul/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...