Home ENERGI SKK Migas Sabet Penghargaan Dari BP Global
ENERGI

SKK Migas Sabet Penghargaan Dari BP Global

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendapatkan penghargaan dari BP (British Petroleum) Global. SKK Migas dinilai mampu membuat terobosan pada kegiatan pengadaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) BP di Indonesia.

Alan Martin selaku Head of Procurement & Supply Chain Management (PSCM) Global Wells Organization (GWO) BP, memberikan penghargaan kepada Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa atas dukungan SKK Migas dalam implementasi Vendor Managed Consignment pada pengadaan high-grade oil country tubular goods (OCTG). Alan juga menyatakan komitmen untuk terus berkolaborasi dengan SKK Migas dalam menggali inovasi-inovasi baru.

“Sebagai salah satu fungsi strategis di industry hulu BP, PSCM menerapkan tiga strategi utama, yakni digitalization, zero inventory, dan category management and supplier collaboration untuk terus memberikan operasi yang terkompetitif,” kata Alan dalam keterangannya, Senin (4/11).

Sementara itu Vice President PSCM BP Berau Ltd, James Tehubijuluw berharap dalam kegiatan pengelolaan rantai suplai industri hulu migas perlu ada terobosan dalam upaya percepatan dan penyederhanaan proses, serta menjamin akuntabilitas. Oleh karena itu, peran pengelolaan rantai suplai diharapkan mampu menjamin ketersediaan barang/jasa sesuai dengan jadwal dan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pengguna/user dan operasional KKKS dalam kegiatan lifting minyak dan gas bumi.

“Tentunya upaya-upaya tersebut tanpa mengesampingkan standar kualitas, kesesuaian waktu penyerahan dalam jumlah yang diperlukan dengan harga yang kompetitif, serta yang terpenting adalah aspek/HSSE, yang pada akhirnya dapat mendukung capaian target produksi,” kata James.

Sementara itu Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas, Erwin Suryadi, menyampaikan beberapa prinsip dasar pengelolaan pengadaan barang dan jasa KKKS, yaitu efektif, efisien, kompetitif, transparan, berwawasan lingkungan, kapasitas nasional, bertanggung jawab, dan adil.

Lebih lanjut Erwin menambahkan bahwa sesuai dengan situasi industri hulu migas saat ini, SKK Migas berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi dan efisiensi cost recovery melalui kegiatan pengadaan diantaranya penerapan strategi kontrak yang tepat misalnya berdasarkan kinerja (performance based) untuk implementasi new technology, pengadaan/kontrak bersama serta peningkatan kapasitas nasional melalui capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Peningkatan kemampuan nasional akan menciptakan multiplier effect yang lebih luas bagi perekonomian nasional dengan menyerap banyak tenaga kerja, serta menciptakan kerja sama dengan lembaga penelitian dan pelatihan untuk program alih teknologi.

“Penerapan new technology dalam hal mengelola industri hulu migas Indonesia sangat diperlukan guna memenuhi key performance indicator (KPI) SKK Migas yaitu penambahan reserve replacement ratio, efisiensi cost recovery, dan percepatan pencapaian target lifting seperti yang selalu disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dan Kepala SKK Migas dalam berbagai kesempatan,” pungkas dia. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sengketa LNG PGN-Gunvor Memanas, Pengamat Desak PGN Buktikan Force Majeure

Jakarta, situsenergi.com Sengketa pasokan liquefied natural gas (LNG) antara PT Perusahaan Gas...

Arahan Danantara, PGN Mulai Rambah Bisnis Hilir Gas

Jakarta, situsenergi.com PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mulai mengubah arah...

Bank Tanah Sediakan Lahan untuk PLTS 100 GWp

Jakarta, situsenergi.com Badan Bank Tanah menyiapkan lahan seluas 76 hektare di Kabupaten...

Gempa NTT Guncang Layanan Kesehatan, ESDM Kirim 48 Genset ke 7 Kabupaten

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan 48 genset...