JAKARTA, situsenergi.com
Pertamina Hulu Energi (PHE) menggelontorkan 15.000 paket sembako murah untuk masyarakat prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia.
Program tersebut hadir melalui rangkaian Pertamina Berkah yang berlangsung sejak pertengahan Juli hingga Agustus 2026. PHE menjalankannya melalui sejumlah anak perusahaan di Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi.
Masyarakat prasejahtera mendapat kesempatan memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.

PHE Salurkan Ribuan Paket Sembako
Corporate Secretary PHE Hermansyah Y Nasroen mengatakan perusahaan ingin menghadirkan manfaat yang langsung terasa bagi masyarakat.
“Melalui Pasar Murah, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Hermansyah.
Menurutnya, program tersebut juga memperkuat kolaborasi perusahaan dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Kolaborasi itu penting agar bantuan menjangkau masyarakat prasejahtera secara tepat sasaran.

Di Tuban, Jawa Timur, PT Pertamina EP Cepu Field Zona 11 Regional Indonesia Timur menyalurkan 2.000 paket. Paket tersebut menyasar masyarakat di Kecamatan Bangilan dan Senori.
Penerima manfaat berasal dari kelompok desil 1-4. Mereka antara lain petani, buruh tani, dan pelaku usaha kecil di sekitar wilayah operasi.
Menariknya, dana dari penebusan paket seharga Rp30.000 juga kembali kepada masyarakat. Dana tersebut digunakan untuk mendukung sarana keagamaan dan kegiatan sosial setempat.
4.000 Paket Menyasar 31 Desa
Sementara itu, PHR Regional 1 Zona 4 menyalurkan 4.000 paket sembako di Sumatra Selatan. Program tersebut menjangkau 31 desa yang tersebar pada enam kecamatan.

Pasar Murah juga berlangsung di wilayah operasi Prabumulih, Limau, Pendopo, Adera, dan Ramba. Kegiatan tersebut berjalan bersamaan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di Indramayu, PT Pertamina EP Zona 7 menyalurkan 1.000 paket untuk masyarakat prasejahtera Desa Rawadalem.
Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Ahmad Syadali mengapresiasi program tersebut.
“Kegiatan ini sangat berarti dan nyata mengurangi beban hidup masyarakat kami,” ujar Ahmad.
Warga Desa Rawadalem, Suskinih, juga merasakan manfaat langsung program tersebut.
“Sangat membantu sekali untuk kebutuhan sehari-hari. Harapan saya, semoga kegiatan seperti ini bisa sering diadakan,” kata Suskinih.
PHE menjalankan Pasar Murah sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Selain menopang ketahanan energi, PHE terus mendorong manfaat sosial di sekitar wilayah kerjanya.
PHE juga berkomitmen menjalankan bisnis hulu migas berkelanjutan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). ***
Leave a comment