Home ENERGI Listrik Jakarta, Jabar dan Banten Alami Black Out Terparah Sejak 2005
ENERGI

Listrik Jakarta, Jabar dan Banten Alami Black Out Terparah Sejak 2005

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Matinya aliran listrik di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, hari ini merupakan yang terparah sejak 2005. Saat itu Black Out terjadi akibat berhentinya PLTU suralaya Unit 6 dan 7. Namun, dalam 3 jam pemadaman berhasil diatasi. Namun, hari ini listrik padam sudah 9 jam
Perusahaan Listrik Negara (PLN) sendiri mengaku memerlukan waktu beberapa jam sebelum pasokan listrikn benar-benar pulih.
Pelaksana tugas direktur utama PLN, Sripeni Intan Cahyani, mengatakan untuk kawasan ibu kota Jakarta, jika sesuai rencana dan sistem berjalan dengan baik, pasok listrik pulih dalam waktu sekitar tiga jam.
“Untuk Banten dan Jakarta, aliran listrik pulih dalam empat hingga lima jam,”kata Sripeni Minggu (4/8/2019).

Dia berdalih, padamnya aliran listrik disebabkan oleh gangguan pada jalur transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV, di Jawa Tengah, yang mengakibatkan kegagalan pasok energi dari timur ke barat Jawa, termasuk Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Sripeni menjelaskan padamnya listrik di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat disebabkan oleh gangguan pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) Pemalang, yakni di sirkuit 1 dan sirkuit 2.
Akibatnya, kata dia, terjadi penurunan tegangan pada pukul 11:45 WIB.
“Inilah merupakan awal dari terjadinya pemadaman di sistem Jawa Barat, Banten, dan Jakarta,” ujarnya.

Kejadian tersebut juga diperparah Gas Turbin 1 sampai dengan 6 di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya mengalami gangguan atau trip, sementara Gas Turbin 7 di fasilitas tersebut dalam posisi mati.
Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan.

PLN menegaskn sedang menyelidiki penyebab gangguan tersebut dengan melibatkan lembaga independen. Proses investigasi akan berlangsung selama tiga bulan.

Sripeni memaparksn, PLN melakukan pemulihan listrik dengan menyalurkan pasokan dari wilayah Timur dan mulai proses pemulihan sejak pukul 16.27 WIB.acb

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...