Home LISTRIK PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Olah 2.131 Ton Sampah per Hari
LISTRIK

PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Olah 2.131 Ton Sampah per Hari

Share
PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Olah 2.131 Ton Sampah per Hari
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot (depan kedua dari kiri) bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (depan kiri) menyimak pemaparan materi _walking gallery_ dari Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar (kedua dari kanan) pada acara Groundbreaking PSEL Legok Nangka di Kabupaten Bandung (29/7).
Share

Bandung, situsenergi.com

PT PLN (Persero) siap membeli listrik dari fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Proyek ini ditargetkan beroperasi pada 2029 dengan kapasitas pengolahan hingga 2.131 ton sampah per hari.

PSEL Legok Nangka nantinya menghasilkan listrik 40,79 megawatt (MW) atau sekitar 310 gigawatt-hour (GWh) per tahun. PLN juga telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) dengan PT Jabar Environmental Solutions (JES) pada Maret 2026.

Wakil Menteri ESDM Yuliot menyebut proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengatasi persoalan sampah sekaligus mengembangkan energi dari limbah.

“Groundbreaking hari ini bukan sekadar menandai dimulainya pembangunan sebuah infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih bersih, lebih hijau, dan berkelanjutan,” ujar Yuliot.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai PSEL Legok Nangka dapat menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan sampah Bandung Raya. Selain itu, proyek ini berpotensi memperkuat pasokan energi untuk mendukung aktivitas industri dan investasi.

Direktur Manajemen Proyek dan EBT PLN Suroso Isnandar menegaskan PLN siap menjalankan PJBL selama 20 tahun. PLN akan menyerap listrik hasil pengolahan sampah dan menyalurkannya kepada masyarakat.

“PLN siap mengeksekusi PJBL sesuai arahan pemerintah. Kami akan menyerap produksi listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah ini dan menyalurkannya kepada masyarakat,” kata Suroso.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot memberikan sambutannya dalam acara Groundbreaking Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka di Bandung, Jawa Barat pada Rabu (29/7). Dirinya menyampaikan, pembangunan PSEL Legok Nangka merupakan bagian dari upaya Pemerintah mempercepat penyelesaian persoalan sampah perkotaan sekaligus meningkatkan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi (_waste to energy_).

Dengan demikian, PSEL Legok Nangka tidak hanya membantu mengurangi timbulan sampah, tetapi juga menghasilkan energi yang dapat dimanfaatkan masyarakat. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Warga Akui Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Dukung Perekonomian Masyarakat

Mataram, 5 Agustus 2026 – Pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan proyek Pembangkit...

Pelanggan Home Charging PLN Bertambah 21.865 pada Semester I 2026, Konsumsi Listrik EV Melonjak

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) mencatat penambahan 21.865 pelanggan baru Home Charging...

PLN Tebar Promo Tambah Daya 50% di GIIAS 2026, Bisa Naik hingga 7.700 VA

Jakarta, situsenergi.com PLN menghadirkan promo tambah daya listrik 50 persen selama GIIAS...

PLN Dorong Generasi Muda Kuasai Energi Hijau, 250 Siswa Ikut Pelatihan

Jakarta, Situsenergi.com PLN bersama Institut Teknologi PLN (IT PLN) mendorong siswa SMA...