Jakarta, situsenergi.com
PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat posisi sebagai perusahaan jasa pengeboran dengan armada land rig terbesar di Asia Tenggara.
Vice President Corporate Secretary & Legal Counsel Pertamina Drilling Himawan Djatmiko mengatakan perusahaan memiliki 53 unit land rig dengan kapasitas 150 HP hingga 2.000 HP.

“Kami adalah land rig owner terbesar di Asia Tenggara, dengan 53 unit rig onshore yang siap mendukung berbagai kebutuhan pengeboran,” ujar Himawan di Jakarta, Rabu (22/7).
Secara keseluruhan, Pertamina Drilling mengoperasikan 58 rig. Armada tersebut terdiri atas 53 land rig, tiga jack-up rig melalui strategic alliance, serta dua offshore workover rig berkapasitas 550 HP.
Selain menyediakan rig, perusahaan juga menawarkan layanan pengeboran terintegrasi melalui konsep one stop drilling solution dan Integrated Project Management (IPM). Layanan tersebut mencakup lebih dari 110 layanan associated drilling dan non-rig services.
Pertamina Drilling melayani lima regional Subholding Upstream Pertamina, termasuk Pertamina Hulu Rokan, Pertamina EP, Pertamina Hulu Indonesia, dan Pertamina EP Cepu. Perusahaan juga melayani pelanggan non-captive serta menjalankan bisnis internasional di Malaysia dan Timor Leste.
“Kami akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis industri hulu migas melalui inovasi, peningkatan kapabilitas layanan, serta pengembangan bisnis yang berkelanjutan,” kata Himawan.

Ke depan, Pertamina Drilling membidik pertumbuhan pendapatan 2026-2034 dengan CAGR sekitar 11,33 persen. Perusahaan akan mengembangkan bisnis konstruksi sumur terintegrasi, CCS/CCUS, panas bumi, deepwater, armada jack-up rig, dan pasar internasional. ***
Leave a comment