Jakarta, Situsenergi.com
PT Perta Arun Gas (PAG) mencatatkan prestasi internasional dengan menempatkan Indonesia sebagai negara peringkat pertama dunia dalam kategori Largest Re-Export Loading Market LNG versi International Gas Union (IGU) World LNG Report 2026.
Terminal Arun yang dioperasikan PAG berkontribusi besar terhadap capaian volume pemuatan LNG sebesar 0,85 juta ton atau 17,3 persen pangsa pasar dunia.
President Director PAG, Yan Syukharial, menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan strategi perusahaan menjadikan bisnis LNG Hub sebagai tulang punggung utama.

“Terminal Arun berstatus Pusat Logistik Berikat LNG pertama dan satu-satunya di Indonesia serta telah tumbuh menjadi pusat LNG Hub baru di Asia,” ujar Yan dalam keterangannya, Sabtu (25/7/2026).
Sepanjang 2025, PAG mencatat 49 kegiatan operasional dengan realisasi unloading 1,49 juta m3, reloading 1,16 juta m3, serta Gassing Up & Cooling Down 176 ribu m3. Dari aktivitas tersebut, perusahaan membukukan pendapatan USD105 juta dan laba bersih USD25,1 juta.
Yan menegaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari keunggulan strategis Terminal Arun yang berlokasi di KEK Lhokseumawe, Aceh, dekat dengan pasar LNG Asia Tenggara dan Asia Selatan. Ke depan, PAG berkomitmen meningkatkan kehandalan kilang sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Kita juga akan barengi dengan inovasi berkelanjutan dalam mendukung ketahanan energi nasional,” tutupnya. (DIN/GIT)
Leave a comment