Home MIGAS Pemerintah Akui Implementasi Harga Gas Murah Belum Sesuai Harapan
MIGAS

Pemerintah Akui Implementasi Harga Gas Murah Belum Sesuai Harapan

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Kebijakan harga gas murah bagi tujuh sektor industri hingga kini belum berjalan sesuai harapan. Hal itu diakui oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Menurut Agus masih ada sejumlah kendala bagi industri untuk mendapatkan harga gas murah sebesar USD6 per MMBTU. Pihaknya akan melakukan evaluasi dan kajian mendalam mengapa tujuh sektor industri ini belum semuanya dapat menikmati.

“Kami akan evaluasi, kami pelajari kenapa? beberapa minggu terakhir kita intensif pelajari soal ini,” kata Agus dalam keterangannya, Rabu (29/12/2021).

Sepert diketahui, tujuh sektor industri yang dijatah mendapatkan harga gas murah oleh pemerintah yaitu industri pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet.

Insentif berupa harga gas murah ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi. Adapun, regulasi turunan dari PP 40/2016 tersebut, yakni Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rekomendasi Pengguna Gas Bumi Tertentu serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 8 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri.

Karena belum terealisasi sesai harapan, Agus menyatakan sulit bagi pemerintah melakukan perluasan akses bagi industri di luar tujuh sektor yang sebelumnya ditetapkan. Namun kedepan diharapkan segala permasalahan di hulu hingga hilir terkait harga gas ini dapat diselesaikan sehingga akan semakin banyak industri yang dapat menikmati.

“Di lapangan belum sesuai dengan apa yang menjadi targetkan, jangankan di luar tujug sektor, di tujuh sektorpun belum semua dapatkan harga sesuai keputusan pemerintah,” pungkas dia. (DIN/Rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Terminal BBM Palaran Dikebut, SOFYANO ZAKARIA: Patra Niaga Jangan Berhenti Di Kaltim Daerah Lain Harus Menyusul

Jakarta, situsenergi.com Pembangunan Terminal Terpadu Palaran di Samarinda, Kalimantan Timur, oleh PT...

Elnusa Gaspol Bangun Terminal Palaran, Progres Proyek Energi Lampaui Target

Jakarta, situsenergi.com PT Elnusa Tbk bersama Pertamina Patra Niaga mempercepat pembangunan Terminal...

PHR Gaspol Produksi Migas, EPF Baru di Libo GS Resmi Beroperasi

LIBO, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan resmi mengoperasikan Early...

CCS Indonesia Makin Ngebut, PHE Bidik Peluang Ekonomi Baru dari Karbon

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mempertegas langkah dekarbonisasi lewat pengembangan...