Home Uncategorized Pemerintah Akui Pertamina Tanggung Kerugian Dari Penjualan BBM Pertalite
Uncategorized

Pemerintah Akui Pertamina Tanggung Kerugian Dari Penjualan BBM Pertalite

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membenarkan bahwa PT Pertamina (Persero) menanggung kerugian dari penjualan BBM jenis pertalite. Pasalnya Pertamina masih belum menaikkan harga BBM di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM, Soerjaningsih menjelaskan, dengan harga keekonomian yang seharusnya diberlakukan Pertamina terhadap harga jual Pertalite, maka sebenarnya kerugian yang ditanggung Pertamina mencapai Rp3.350 ribu per liter.

Hal itu dikarenakan harga keekonomian Pertalite (RON 90) sebenarnya sudah berada di atas Rp11 ribu per liter, sementara Pertamina masih menjualnya jauh di bawah harga tersebut.

“Secara normal harga Pertalite sudah di atas Rp11 ribu, harga keekonomian. Kemudian Pertamina masih tetap menjual di harga Rp7.650,” kata Soerjaningsih dalam konferensi pers virtual, Senin (25/10/2021).

Meski menanggung kerugian, namun hingga saat ini pemerintah belum merencanakan untuk menaikkan harga jual BBM. Dikatakan bahwa pemerintah masih berupaya untuk mengutamakan peningkatan daya beli masyarakat yang ambles akibat pandemi Covid-19.

“Kenaikan harga BBM sebenarnya masih sulit diterima masyarakat yang saat ini baru mau pulih (daya belinya), jadi kemungkinan pemerintah yang ngalah sama rakyat agar tetap tenang dan tidak ada inflasi,” kata Soerjaningsih. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PHR Regional 1 Sabet Penghargaan Tertinggi Berkat Program CSR Berkelanjutan

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 meraih penghargaan Best...

Groundbreaking Masela Jadi Sinyal Positif Energi Nasional

Jakarta, situsenergi.com Groundbreaking proyek LNG Abadi Masela yang dilakukan beberapa waktu lalu...

Produksi Migas PHE Capai 935 Ribu BOEPD, Cadangan Baru Bertambah pada Semester I 2026

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat produksi migas sebesar 935...

BLOK MASELA: Akhirnya Presiden Prabowo Mengeksekusinya

Oleh : Gunawan Adji* “Mengapa sebuah proyek strategis nasional dapat tertunda selama...