Home MINERBA Harga Batubara Dongkrak Industri Tongkang
MINERBA

Harga Batubara Dongkrak Industri Tongkang

Share
esdm upayakan harga batubara dmo minimal usd70/mt
Share

Jakarta, situsenergi.com

Harga Acuan Batubara (HBA) sedang dalam tren kenaikan, bahkan di bulan Agustus 2021 HBA Cetak rekor dalam 1 dekade terakhir sebesar USD 130,99/ton. Kenaikan untuk batubara ini dipicu permintaan global dari sejumlah negara akibat yang cukup tinggi seperti China, Korea Selatan dan Jepang.

Melonjaknya permintaan batubara ditingkat global, menjadi angin segar bagi sejumlah industri pengangkutan batubara untuk memaksimalkan kinerja dan produktivitas agar memperoleh keuntungan yang lebih besar lagi.

Direktur PT. BNM, Yuliana mengungkapkan, PT. Batulicin Nusantara Maritim (BNM) yang merupakan salah satu perusahaan di bidang pengangkutan batubara melalui laut dan sungai untuk memanfaatkan peluang ini. Dan keadaan komoditi batubara yang saat ini “naik panggung” menjadi motivasi dan juga tantangan bagi PT. BNM.

“Sebagai negara yang kaya akan sumber daya mineral dan terletak di ekosistem maritim, pendistribusian batubara tentu tidak cukup apabila mengandalkan transportasi darat saja. Justru transportasi moda laut menjadi hal vital yang harus dipenuhi agar proses distribusi tersebut dapat berjalan secara cepat dan lebih merata,” ungkap Yuliana di Jakarta, Rabu (04/08/2021).

Yuliana menyampaikan, memaksimalkan nilai ekonomi dari sektor pertambangan batubara, faktor lain yang perlu disorot oleh pengusaha tambang adalah keandalan transportasi batubara itu sendiri.

“Saat ini PT. BNM telah memiliki kurang lebih 15 set tugboat dan tongkang yang semuanya sudah dipastikan aman dan andal untuk dioperasikan. Guna menunjang kinerja, perusahaan kami juga memiliki Landing Craft Tank, yakni semacam kapal yang digunakan untuk transportasi di laut dan perairan dangkal ,” ujar Yuliana.

Yuliana menambahkan yang harus menjadi perhatian perusahaan tambang yang hendak mengoptimalkan proses distribusi antar pulau dapat menyewa kapal khusus untuk tambang dari perusahaan yang berfokus pada transportasi moda laut, seperti PT. BNM ini.

“Dengan adanya ketersediaan sumberdaya transportasi moda laut yang lengkap dari PT. BNM ini saya rasa bisa mengoptimalkan rantai produksi hingga distribusi sumberdaya batubara di Indonesia dan secara tidak langsung dapat memberikan nilai ekonomi lebih bagi perusahaan tambang dan pendapatan negara,” tutup Yuliana.(SA/Rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Timah Rakyat Tetap Dibeli, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

Jakarta, Situsenergi.com Pemerintah mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tata kelola pertimahan...

APNI Sambut Baik Rencana Presiden Bentuk Bursa Mineral

Jakarta, situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut baik pernyataan Presiden Prabowo...

Penjualan Batubara Melesat, RMK Energy Cetak Pendapatan Rp1,6 T

Jakarta, situsenergi.com PT RMK Energy Tbk mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,6 triliun,...

APNI Dukung Aturan Baru HPM, Harga Nikel Dinilai Makin Transparan dan Adil

Jakarta, Situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut positif Keputusan Menteri ESDM...