Home ENERGI SKK Migas Tanggapi Santai Hengkang Beberapa Perusahaan Migas Asing Dari Indonesia
ENERGI

SKK Migas Tanggapi Santai Hengkang Beberapa Perusahaan Migas Asing Dari Indonesia

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas) buka suara tentang beberapa perusahaan migas asing yang akan hengkang dari Indonesia. Seperti Diketahui Shell tidak lagi mengelola migas di Indonesia. Kemudian Chevron dinyatakan akan berakhir kontrak pengelolaan blok Rokan dan terbaru Conoco Phillips yang membuka pembukaan data kepada pemerintah karena mau melepas hak partisipasinya di Blok Corridor.

hal itu Taslim Z Yunus, Sekretaris SKK Migas, mengungkapkan beberapa perusahaan migas ternama merupakan hal biasa dalam sebuah industri, apalagi industri migas. Oleh sebab itu tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

Untuk kasus Conoco Phillips, memang cukup mengejutkan. Pasalnya pemerintah telah memberikan perpanjangan kontrak selama tiga tahun di Koridor.

“Mungkin mereka melihat life cycle-nya turun. Kami bisa melihat treatment-nya, kalau tidak ada potensi buat mereka lebih untung untuk dijual,” kata Yunus dalam keterangannya, Kamis (10/6/2021).

Taslim menyayangkan sikap Conoco. Pasalnya perpanjangan kontrak baru saja diberikan. Menurut Taslim, bisa saja perusahaan mau berinvestasi di wilayah lain.

“Dengan dijual bisa investasi lagi di tempat lain. Kalau sudah matang, turun produksi biasanya mereka pilih keluar,” ungkap Taslim.

Taslim menyatakan tidak perlu terlalu khawatir dengan rencana hengkangnya perusahaan negeri. Ini justru menjadi peluang bagi perusahaan migas nasional untuk unjuk gigi. Salah satunya adalah PT Pertamina (Persero). Jika serius, maka rencana peluncuran PI oleh Conoco Phillips bisa menjadi peluang bagus untuk Pertamina.

“Kalau Pertamina melihat peluang bagus mereka akan beli itu Koridor,” tukasnya. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...

Kemenkeu-ESDM Kompak Gaspol! Purbaya dan Bahlil Siap Genjot PNBP hingga Listrik Desa

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...