Home MINERBA Gunakan Batu Bara Asal Indonesia, China Unggul Dalam Pemanfaatan FABA
MINERBA

Gunakan Batu Bara Asal Indonesia, China Unggul Dalam Pemanfaatan FABA

Share
Direktur Jendral Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Meski menggunakan batu bara asal Indonesia, namun pemanfaatan limbah baru bara atau fly ash bottom ash (FABA) China, sudah sangat optimal dan produktif.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jendral Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana dalam diskusi virtual yang diselenggarakan ruang energi, Kamis (1/4/2021).

“Di mana China dengan sumber batu bara dari Indonesia telah melakukan pemanfaatan sebanyak 67,1 persen,” ujar Rida.

Diatas China, kata Rida, ada negara Jepang yang pemanfaatan limbah FABA sudah mencapai diatas 90 persen. “Bisa disebutkan Jepang itu telah mencapai hampir 97 persen,” ungkapnya.

Rida bersyukur, limbah FABA dikeluarkan dari kategori limbah beracun dan berbahaya atau B3, sehingga kedepan FABA bisa dimanfaatkan untuk hal yang lebih produktif.

“Jadi, mereka-mereka yang di luar (negeri) sana sudah memanfaatkan (FABA) terlebih dahulu dan ini bisa kita contoh. Indonesia sendiri FABA PLTU belum termanfaatkan hingga saat-saat kemarin itu dengan baiknya,” tuturnya.

Menurut Rida, rendahnya pemanfaatan di dalam negeri tak lepas dari status FABA yang sebelumnya masih tergolong dari limbah golongan B3. Maka itu, dia berharap setelah diberlakukannya peraturan turunan UU Cipta Kerja yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 yang mengeluarkan FABA dari golongan limbah B3, dapat mendorong percepatan dan perluasan pemanfaatan limbah yang masih menuai polemik.

“Seperti potensi untuk pencampuran bahan baku beton, sektor pertanian, perbaikan lingkungan di pertambangan, reklamasi pasca tambang, dan mungkin dan stabilisasi lahan,” pungkasnya. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

APNI Dukung Aturan Baru HPM, Harga Nikel Dinilai Makin Transparan dan Adil

Jakarta, Situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut positif Keputusan Menteri ESDM...

PTBA Patok Target Jumbo 49,5 Juta Ton, Siap Gebrak Pasar Spanyol Hingga Rumania

​Jakarta, Situsenergi.com Emiten pertambangan batu bara pelat merah, PT Bukit Asam Tbk...

Penjualan Batubara Dongkrak Kinerja RMK Energy 2025, Laba Tembus Rp245 Miliar

Jakarta, situsenergi.com PT RMK Energy Tbk mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan...

Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Melonjak, Kemendag Ungkap Pemicu Utamanya

Jakarta, situsenergi.com Kenaikan harga komoditas tambang kembali terjadi. Kementerian Perdagangan resmi menaikkan...