Home Uncategorized Soal Rencana Demo Buruh Tolak Omnibus Law, FSPPB Belum Tentukan Sikap
Uncategorized

Soal Rencana Demo Buruh Tolak Omnibus Law, FSPPB Belum Tentukan Sikap

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mengaku belum menentukan sikap terkait rencana demo buruh besar-besaran untuk menolak RUU Cipta Kerja atau RUU Omnibus Law yang rencananya akan digelar serentak di seluruh daerah, termasuk hingga melakukan mogok nasional.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Media FSPPB, Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa dalam sebuah kesempatan wawancara oleh SitusEnergy.com, Sabtu (3/10/2020).

“Hingga saat ini FSPPB belum mengeluarkan sikap terkait hal ini,” ujar Capt. Hakeng.

Menurut dia, seluruh pekerja Pertamina akan tetap fokus mendistribusikan produk-produk bahan bakar minyak (BBM) hingga ke seluruh pelosok negeri. Sehingga belum bersikap untuk terlibat dalam hal-hal lain di luar itu.

“Presiden FSPPB telah menegaskan kepada seluruh pekerja agar bisa tetap fokus dalam mendistribusikan BBM ke seluruh pelosok negeri. FSPPB juga akan tetap fokus pada jalur litigasi di MK dan PTUN yang saat ini sedang dilaksanakan,” ungkap Capt. Hakeng.

Sebagaimana diketahui, pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja khususnya klaster ketenagakerjaan yang tidak berpihak pada kepentingan buruh, telah memicu rencana para buruh untuk menggelar demo besar-besaran di berbagai daerah, bahkan akan berujung pada mogok nasional.

Mereka yang akan demo dan mogok nasional adalah dari buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), KSPI AGN, dan 32 federasi lain.

Aksi tersebut bakal dilakukan secara bergelombang setiap hari di Gedung DPR RI dan DPRD seluruh Indonesia. Dalam demo besar-besaran tersebut sudah terkonfirmasi berbagai elemen masyarakat akan bergabung dengan aksi buruh.

Berbagai elemen yang siap untuk melakukan aksi bersama adalah mahasiswa, petani, nelayan, masyarakat sipil, masyarakat adat, penggiat lingkungan hidup, penggiat HAM, dan lain-lain. (SNU/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

BLOK MASELA: Akhirnya Presiden Prabowo Mengeksekusinya

Oleh : Gunawan Adji* “Mengapa sebuah proyek strategis nasional dapat tertunda selama...

HILIRISASI BATU BARA: Mitigasi Risiko—DME vs. Syngas

Serial Pemikiran Hilirisasi Batu Bara Oleh: Gunawan Adji* “Semakin besar investasi negara,...

PHE Genap 19 Tahun, Kuasai 65 Persen Produksi Minyak Nasional dan Perkuat Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menandai usia ke-19 dengan memperkuat...

Pertamina Drilling Dorong Green Drilling Lewat Sustainability Talk pada Hari Lingkungan Hidup 2026

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia memperkuat komitmen terhadap operasional ramah...