Home ENERGI Harga Minyak Anjlok, Luhut : Semua Negara Mengalami
ENERGI

Harga Minyak Anjlok, Luhut : Semua Negara Mengalami

Share
Share

Jakarta, SitusEnergy.com

Harga minyak mentah AS jatuh 6% menjadi US$ 31 per barel pada hari Kamis setelah Presiden Donald Trump mengumumkan pembatasan perjalanan ke Eropa dalam upaya untuk menahan pandemi virus Corona (Covid-19).

Meski demikian, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan tetap santai menanggapi hal itu. Menurutnya, realita penurunan harga minyak tersebut juga dirasakan seluruh negara penghasil minyak.

“Harga minyak dunia ini menurun memang di US$ 31 per barel hari ini, ya memang jadi masalah, tapi kan semua negara mengalami, bukan kita saja,” ujar Luhut dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (16/3/2020) malam.

Meski demikian, kata Luhut, pemerintah memang belum memutuskan untuk menurunkan harga jual BBM di pasaran. Sebab, dinamika fluktuatifnya harga minyak seperti sekarang ini terjadi sangat cepat. Sehingga menurutnya pemerintah akan melihat terlebih dahulu situasinya kedepan seperti apa.

“Jadi itu soal apakah akan ada penurunan (Harga) BBM?, Ini terlalu awal kita untuk memprediksi, karena kita belum tahu nanti kalau Saudi Arabia dengan Rusia damai naik lagi ke atas,  nanti terlalu cepat kita antisipasi itu,” pungkasnya. (SNU/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sengketa LNG PGN-Gunvor Memanas, Pengamat Desak PGN Buktikan Force Majeure

Jakarta, situsenergi.com Sengketa pasokan liquefied natural gas (LNG) antara PT Perusahaan Gas...

Arahan Danantara, PGN Mulai Rambah Bisnis Hilir Gas

Jakarta, situsenergi.com PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mulai mengubah arah...

Bank Tanah Sediakan Lahan untuk PLTS 100 GWp

Jakarta, situsenergi.com Badan Bank Tanah menyiapkan lahan seluas 76 hektare di Kabupaten...

Gempa NTT Guncang Layanan Kesehatan, ESDM Kirim 48 Genset ke 7 Kabupaten

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan 48 genset...