Home ENERGI PLN – INPEX MASELA Teken Kontrak Pengadaan LNG untuk Pembangkit Listrik
ENERGI

PLN – INPEX MASELA Teken Kontrak Pengadaan LNG untuk Pembangkit Listrik

Share
Share

Jakarta, SitusEnergy.com

PT PLN (Persero) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan minyak dan gas asal Jepang, INPEX MASELA, Ltd, terkait kerjasama suplai LNG (Liquefied Natural Gas) untuk sejumlah Pembangkit Listrik milik PLN.

Kerjasama tersebut meliputi kesepakatan unruk pemanfaatan LNG dari Proyek LNG Abadi yang dioperasikan INPEX, guna memenuhi kebutuhan gas di pembangkit tenaga listrik PLN. Hal ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah dalam memprioritaskan kebutuhan gas domestik.

Adapun MoU tersebut mempertimbangkan beberapa hal seperti, jumlah kebutuhan riil PLN, harga gas yang ekonomis pada plant gate PLN diharapkan memberikan kontribusi dalam menurunkan biaya pokok pembangkitan (BPP).

Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, menjaga keamanan energi adalah salah satu kunci dalam meningkatkan pembangunan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah Republik Indonesia berencana untuk lebih meningkatkan jaringan energi melalui pengembangan pipa gas dan infrastruktur listrik di seluruh negeri, dari Sabang ke Merauke dan dari Miangas ke Pulau Rote.

“Implementasi pemanfaatan energi untuk pengembangan ekonomi tentu saja akan lebih meningkatkan pendapatan negara dari sektor energi dan menciptakan multiplier effect bagi masyarakat dengan membuka peluang kerja baru,” ujar Arifin di Jakarta, Rabu (20/2/2020).

Nota kesepahaman tersebut juga merupakan suatu tahap pencapaian dari pengembangan Proyek LNG Abadi Masela. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah dan industri hulu migas dalam memenuhi permintaan gas dari dalam negeri.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, salah satu fokus PLN kedepan adalah Menurunkan BPP (Biaya Pokok Penyediaan) dan seperti yang kita ketahui bersama, biaya yang mempengaruhi BPP (Biaya Pokok Penyediaan) tertinggi adalah biaya bahan bakar.

Kondisi saat ini, harga gas (LNG) yang lebih murah dibandingkan BBM memungkinkan PLN untuk meningkatkan efisiensi pada penyediaan bahan bakar dengan mengkonversi energi yang mahal (BBM) ke energi yang lebih murah, khususnya dalam kerjasama ini adalah konversi BBM menjadi Gas (LNG).

“Jadi, dalam kerja sama ini pada intinya, PLN secara umum berminat untuk menyerap Gas (LNG) dari Masela, sesuai dengan kebutuhan sistem kelistrikan PLN, perkiraan Indikatif volume yang akan diserap oleh PLN sebesar 2-3 MTPA untuk kebutuhan di pembangkit PLN tersebar (multi destinasi),” pungkasnya. (SNU/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PTBA dan PNRE Jajaki PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bersama PT Pertamina New...

KII Gandeng OMS Italia, Industri Valve Nasional Siap Naik Kelas Lewat Alih Teknologi

Cikarang, situsenergi.com PT Katup Industri Indonesia (KII) memperkuat langkahnya di industri manufaktur...

Penyesuaian Regulasi Harga LNG Diperlukan Demi Jaga Daya Saing Industri Nasional

Jakarta, situsenergi.com Lonjakan harga LNG global menekan pasar energi dunia. Kerusakan fasilitas...

PTBA Tebar Dividen Jumbo Rp1,32 Triliun, Pemegang Saham Auto Cuan!

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memutuskan membagikan dividen tunai...