Home ENERGI ANTAM Resmi Batalkan Akuisisi 26 Persen Saham NHM
ENERGI

ANTAM Resmi Batalkan Akuisisi 26 Persen Saham NHM

Share
antam resmi batalkan akuisisi 26 persen saham nhm
antam resmi batalkan akuisisi 26 persen saham nhm
Share

Jakarta, situsenergy.com

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membatalkan rencana akuisisi 26 persen saham PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) milik perusahaan tambang asal Australia, Newcrest Mining Limited (Newcrest).

Direktur Utama Aneka Tambang Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan, keputusan itu diambil lantaran ANTAMĀ  menilai bahwa cadangan emas di tambang tersebut sudah terbatas. Ia mengungkap, cadangan emas di NHM diperkirakan tinggal 300.000 troy ounce sehingga akuisisi ini dinilai tidak menguntungkan secara ekonomi.

“Karena cadangannya tinggal 2-3 tahun lagi sudah habis. Menurut kita tinggal 300.000 troy ounce ya artinya kalau akuisisi dengan nilai yang ini ya bisa akuisisi rugi nanti ya, menurut kajian kami enggak masuk,” kata Arie di Jakarta, Rabu (21/8).

Arie mengungkap, ANTAM sebetulnya sudah memiliki 25 persen saham NHM dan punya hak penawaran terlebih dahulu atas saham yang dijual atau rights of first refusal.

“Newcrest sendiri wajib mendivestasikan saham milik mereka sebesar 51 persen kepada pihak nasional dalam jangka waktu 2 tahun setelah penandatangan kontrak, atau pada 2020,” pungkasnya. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sengketa LNG PGN-Gunvor Memanas, Pengamat Desak PGN Buktikan Force Majeure

Jakarta, situsenergi.com Sengketa pasokan liquefied natural gas (LNG) antara PT Perusahaan Gas...

Arahan Danantara, PGN Mulai Rambah Bisnis Hilir Gas

Jakarta, situsenergi.com PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mulai mengubah arah...

Bank Tanah Sediakan Lahan untuk PLTS 100 GWp

Jakarta, situsenergi.com Badan Bank Tanah menyiapkan lahan seluas 76 hektare di Kabupaten...

Gempa NTT Guncang Layanan Kesehatan, ESDM Kirim 48 Genset ke 7 Kabupaten

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengirimkan 48 genset...