Home ENERGI Pertamina MOR VIII Sosialisasikan Reffrigeran Ramah Lingkungan
ENERGI

Pertamina MOR VIII Sosialisasikan Reffrigeran Ramah Lingkungan

Share
Share

Jayapura, Situsenergy.om

Dalam rangka memperkenalkan refrigeran ramah lingkungan di wilayah Maluku Papua, Pertamina MOR VIII menggelar Sosialisasi Produk Musicool pada Senin (12/11) bertempat di Kantor Unit Pertamina MOR VIII Jayapura.

Selain bertujuan untuk memperkenalkan produk refrigeran ramah lingkungan kepada masyarakat Jayapura, kegiatan ini dilanjutkan dengan pelatihan teknis bertajuk Pelatihan Teknisi Musicool Tingkat Basic bagi para teknisi Jayapura pada hari ini (13/11).

Hadir dalam kegiatan ini adalah perwakilan dari instansi perbankan, perhotelan,  serta asosiasi teknisi AC Jayapura. Kegiatan di Jayapura ini melengkapi sosialisasi dan pelatihan yang telah dilaksanakan di Maluku dan Papua Barat sebelumnya untuk memperkenalkan produk refrigeran ramah lingkungan yang dapat digunakan sebagai bahan pendingin yang tidak merusak lapisan ozon.

Region Manager Domestic Gas VIII, Probo Prasiddhahayu menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini ditujukan agar semakin banyak masyarakat dan instansi di wilayah Maluku Papua yang beralih menggunakan refrigeran yang ramah lingkungan. “Pertamina terus berupaya mendorong penggunaan Musicool di wilayah operasional MOR VIII agar semakin banyak yang menggunakan bahan pendingin ramah lingkungan,” ujar Probo.

“Sosialisasi dan pelatihan ini juga dilaksanakan sebelumnya di Maluku dan Papua Barat. Kami berharap agar masyarakat dan instansi-instansi di Jayapura juga memilih untuk menggunakan Musicool,” tambahnya.

Musicool merupakan produk refrigeran hidrokarbon  ramah lingkungan dengan kemurnian tinggi yang diproduksi oleh Pertamina. Penggunaan musicool mendukung program pemerintah dalam pelestarian lingkungan.

Sales Executive LPG I Papua, Muhammad Angga Dexora menjelaskan bahwa musicool dipasarkan sebagai refrigeran hidrokarbon yang ramah lingkungan. “Musicool merupakan bahan refrigeran yang aman karena bukan merupakan Bahan Perusak Ozon (non BPO) dan bukan bahan penyebab Gas Rumah Kaca (Non GRK) sehingga tidak menimbulkan efek pemanasan global,” ujarnya.

“Selain itu musicool merupakan produk yang mendukung kebijakan hemat energi yakni dengan memberikan benefit berupa penghematan konsumsi energi/listrik yang cukup signifikan, berkisar 10-20% dari penggunaan refrigeran sintetik sebelumnya,” tambahnya.

Musicool merupakan bahan pendingin produksi anak bangsa yang diproduksi di kilang Pertamina Refinery Unit III Plaju. Nama Musicool diambil dari nama Sungai Musi, tempat produksi dari produk ini.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Indonesia Ubah Peta Harga Nikel Global, HPM Baru Dorong Lonjakan di LME

Jakarta, situsenergi.com Indonesia mulai memainkan peran kunci dalam penentuan harga nikel dunia...

Ekspansi Energi 2026, Sigma Energy Bidik SPBU Baru hingga Infrastruktur SPKLU

Jakarta, situsenergi.com PT Sigma Energy Compressindo Tbk menyiapkan langkah ekspansi agresif pada...

Verifikasi Emisi Listrik Diperketat, Kemenperin Dorong Industri Menuju NZE 2060

Jakarta, Situsenergi.com Kementerian Perindustrian memperkuat langkah menuju Net Zero Emission (NZE) 2060...

Anggaran Subsidi BBM Aman Hingga Akhir 2026, Menkeu: Dana Kita Cukup!

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah memberikan kepastian segar bagi masyarakat terkait keberlanjutan bantuan energi...