Home ENERGI Pengesahan Revisi UU Migas Lamban
ENERGI

Pengesahan Revisi UU Migas Lamban

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Proses Revisi Undang-undang (UU) Minyak dan Gas Bumi (Migas) masih dalam tahap harmonisasi di Badan Legislasi (Baleg) Keberadaannya di Badan Legislasi sudah memakan waktu hampir sepuluh bulan sejak draft RUU diserahkan oleh Komisi VII. Padahal, ketentuan Peraturan Tata Tertib DPR hanya memberikan waktu maksimal 20 hari kerja.

“Lambannya revisi UU Migas salah satunya disebabkan karena belum tercapainya kesepahaman mengenai kelembagaan migas,” kata Direktur Eksekutif Indonesian Parliamentary Center (IPC), Ahmad Hanafi dalam satu diskusi pada Senin (26/2/2018) di Jakarta.

Sedangkan Ahmad Redi, Dosen Universitas Tarumanegara berpendapat bahwa mandat Putusan MK Nomor 36/PUU-X/2012 adalah membentuk BUMN di sektor Migas. Sementara itu, Komisi VII DPR mengusulkan pembentukan Badan Usaha Khusus Migas (BUK Migas) yang merupakan peleburan antara seluruh BUMN di sektor migas dan badan pelaksana hulu serta hilir migas.

Di sisi lain, saat ini pemerintah tengah membentuk holding BUMN Migas, yang menggabungkan 3 BUMN sektor migas yaitu Pertamina, PGN, dan Pertagas. Dimana Pertamina berperan sebagai induk holding, dan PGN sebagai anak usaha.

Melihat perkembangan tersebut, Hanafi mengungkapkan bahwa proses pembahasan RUU migas kemungkinan tidak akan selesai dalam waktu dekat. Menurutnya, proses yang lamban ini tentu kontradiktif dengan perlunya respon DPR atas penerapan skema gross split pada blok migas baru yang menggantikan skema Production Sharing Contract (PSC). Karena pengaturan soal gross split seharusnya berada di level Undang-Undang, bukan dengan Peraturan Menteri sebagaimana praktiknya sekarang. (Fyan)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PTBA dan PNRE Jajaki PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bersama PT Pertamina New...

KII Gandeng OMS Italia, Industri Valve Nasional Siap Naik Kelas Lewat Alih Teknologi

Cikarang, situsenergi.com PT Katup Industri Indonesia (KII) memperkuat langkahnya di industri manufaktur...

Penyesuaian Regulasi Harga LNG Diperlukan Demi Jaga Daya Saing Industri Nasional

Jakarta, situsenergi.com Lonjakan harga LNG global menekan pasar energi dunia. Kerusakan fasilitas...

PTBA Tebar Dividen Jumbo Rp1,32 Triliun, Pemegang Saham Auto Cuan!

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memutuskan membagikan dividen tunai...