Home ENERGI Mengantar BBM ke Tanah Pattimura
ENERGI

Mengantar BBM ke Tanah Pattimura

Share
Share
Saparua, situsenergy.com
Waktu menunjukkan pukul 14.30 WIT,Selasa 3 Oktober 2017,  ketika Perahu Galilea menepi di pantai Desa Nolot, Pulau Saparua, Maluku. Kapal ini membawa sekitar 18 drum Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dengan total volume 5.000 Liter.
 BBM ini berasal dari Terminal BBM Wayame yang diangkut dengan mobil tangki berkapasitas 5 Kilo Liter. Setelah perjalanan sekitar 1 jam, mobil tangki tiba di Dermaga Tulehu untuk memindahkan isi tangkinya ke belasan drum yang sudah siap menanti di pinggir dermaga.
Setelah pengisian selesai, BBM dibawa dengan Perahu Galilea ke Pulau Saparua dengan waktu perjalanan sekitar 3 jam di atas laut.
Begitu perahu sampai di dekat pantai, sekitar delapan orang langsung turun ke air dan menunggu di bawah perahu. Rupanya mereka menunggu drum-drum BBM itu diturunkan dan dicemplungkan ke air.
Setelah drum mengambang di air, barulah mereka mendorongnya ke daratan dan menggelindingkannya ke tempat yang mudah dijangkau truk. Selanjutnya, truk akan membawa BBM tersebut ke satu-satunya lembaga penyalur di pulau ini yaitu Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) di pusat keramaian Pulau Saparua.
Ya, memang unik. Beginilah cara warga Pulau Saparua mendapatkan BBM. Perjalanan yang panjang dan butuh bantuan banyak pihak. Dan semuanya tidak gratis. Untuk sekali proses penurunan BBM hingga siap diangkut truk, pengusaha APMS harus merogoh kocek sekitar Rp 180.000 per perahu. Dalam sehari, ada tiga kali pengantaran dengan perahu. Biaya tersebut belum termasuk biaya pengantaran dengan kapal dan truk ketika tiba di Pulau Saparua.
Jarak dari dermaga tempat drum BBM diturunkan ke air hingga ke APMS memakan waktu sekitar 1 jam dengan jalur yang melewati hutan dan tebing. Cara distribusi BBM memang tidak sama di setiap lokasi. Tapi bagi warga Pulau Saparua, yang merupakan tempat kelahiran Thomas Matulessy atau yang biasa dikenal Pahlawan Pattimura, kedatangan perahu pengantar BBM menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu.
Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...

Kemenkeu-ESDM Kompak Gaspol! Purbaya dan Bahlil Siap Genjot PNBP hingga Listrik Desa

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...